Senin, 13 Maret 2017

Tak Pernah Bosan Kunjungi Anak Krakatau


Tak pernah bosan kunjungi anak Krakatau.- Bersatu dengan alam memang selalu dirindukan.Tubuh ini diibaratkan seperti  batre yang habis powernya, kembali ke alam rasanya energi ditubuh ini terisi kembali.
Perjalanan biasanya dilakukan Jumat malam,meeting point kali ini di Slipi Jaya. Tidak hanya teman-teman backpacker  dari Jakarta yang ikut Gabung, dari Bandung juga ada beberapa orang.

Jumat pagi ransel sudah menemani dan nempel dipunggung. Selepas pulang kantor, baru langsung cabut menuju meeting point. Perjalanan menuju Slipi Jaya cukup menggunakan bis yang ada di Blok M. Bis yang tersedia tidak terlalu banyak jadi kalau dari kantor tidak teng go (baca : teng langsung go) ya jadinya harap-harap cemas deh, takutnya ga keburu ke lokasi sesuai dengan jam yang dijanjikan. Seperti biasa arah Selatan sangat padat oleh kendaraan bermotor, lagi-lagi tertolong oleh layanan ojek online. Tapi apalah artinya kalau kuota inet nol atau jaringan lambat, ya sama saja bohong. Dengan jaringan Xtra pesan ojek onlinepun lancar dan langsung lanjut pakai bis menuju Slipi. 
Tepat pukul 19.00 sudah tiba di lokasi, terlihat beberapa teman yang sudah hadir di sana. Sambil menunggu yang lainnya yang belum hadir. Demi kelancaran perjalanan nanti, waktu yang tinggal beberapa menit lagi dipakai untuk menyantap amunisi malam biar tidak dangdutan neeh perut.

Seetelah semua berkumpul, tanpa basa basi gak pake busuk hahaha kita langsung saja stop bis yang menuju Merak. Lebih dari 10 orang yang kumpul saat itu, jadi tak smua bisa barengan dalam satu bis, yang terpenting kita bisa berangkat nyebrang dalam satu kapal Ferry. Meeting point kali ini lanjut di tempat makan Pelabuhan Merak. Absen masih berlaku hahha, siapa tahu ada anak orang yang tidak terbawa atau hilang tersesat *LOL.

Tepat pukul 00:00 WIB kita smua bersiap-siap menuju kapal Ferry untuk menyebrang ke Bakauheni. Sudah dua kali nyebrang menggunakan Kapal Ferry tapi mendapat dua kapal yang berbeda. Biasanya tempat VIP berebut, walaupun  kita harus lagi mengeluarkan kocek dikantong sendiri. Tidak kebagian VIP tidak masalah bagi kami (anak-anak backpacker). Satu sama lain yang terpenting saling menjaga. Karena tidak semua orang yang ada di sana orang baik. Menjaga perlengkapan sendiri dan waspada tentu saja harus diperhatikan. Lebih suka kalau tempatnya lesehan, jadi satu sama lain bisa langsung terlihat. Tidurnya kek pindang jadinya, tapi lebih asyik dan lebih aman. 
Jangan lupa kalau melakukan perjalanan jauh, dua senjata ini ini wajib dibawa *baca sendok & garpu serta bantal kecil. Kapal melaju lambat, tapi deburan ombak yang besar tidak terasa. 

Perlahan namun pasti, akhirnya kami sudah memasuki Kota Lampung. Menara Siger Lampung terlihat dari kajauhan. Langit subuh tampak kebiru-biruan, angin pagi penyapa semua penumpang yang berada di luar ruangan. Akhirnya tibalah kami di Bakauheni. Selamat datang Lampung kami  kembali.

Beberapa angkot carteran sudah disiapkan dan kami pun tiba di Dermaga Canti. Bersih-bersih diri seperlunya, sarapan pagi dan perjalannan pun lanjut dengan menggunakan kapal-kapal kecil atau biasa disebut kapal nelayan. Kapal ini hanya muat kurang lebih untuk 20-30 orang saja. Kalau ombak terlihat masih besar, kami tidak bisa langsung melajutkan perjalanan kecuali memang sudah ada izin untuk lanjut ke tempat yang dituju. Banyak spot pulau yang akan kami datangi di sana.
Dermaga Canti


Pulau Umang-umang Lampung Selatan

Teman-teman seperjalanan


Perjalanan jumat malam dan berakhir Minggu siang ini membutuhkan tempat istirahat untuk bermalam, kami semua tinggal di pulau Sebesi, bagi kalian yang manja dan tidak mandiri hahahaa mana tahan keknya tinggal di rumah penduduk yang listriknya akan padam tepat pukul 00.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB. Di pulau Sebesi kami berkumpul layaknya saudara satu sama lain, makan bersama melakukan  game bareng-bareng dan bakar ikan di tepi pantai  saat malam. Ada sebagian memilih untuk tidur karena kelelahan dan sebagian lagi memilih untuk berada di luar sambil menatap cahaya bintang dilangit ditemani secangkir kopi serta bercengkrama bareng teman-teman.
Enaknya begadang sih sampai pagi, tapi tubuhnya sudah meminta untuk beristirahat. Cukup tidur beberapa jam, karena sebelum subuh tiba kami semua harus melanjutkan perjalanan menuju Anak Gunung Krakatau.
Saat di kamar tidur bareng teman-teman, bukannya langsung istirahat tapi obrolan pun masih berlanjut sampai di dalam. Entah siapa yang duluan terlelap, akhirnya bisa memejamkan mata juga.

Menjadi orang pertama bangun pagi memang menyenagkan, saat di kamar mandi waktunya bisa leluasa dan tidak diburu-buru. Selesai bersih-bersih langsung saat smua sudah siap baru perjalanan dilanjut ke Anak Gunung Krakatau. 


Berada di atas kapal nelayan menuju lokasi, bukan lagi terasa dibelai-belai angin. Angin yang berhembus cukup besar saat itu, tapi kalau berada di dalam kapal hawa bising dari bahan bakarnya lebih tidak bersahabat.Sengaja melakukan perjalanan sebelum adzan subuh, biar lebih pagi bisa sampai di puncak anak Krakatau. Siang sedikit, terik panas matahari  sangat menyengat di sana. Smua menikmati kebesaran Tuhan, rasa penat rutinitas sehari-hari jadi hilang begitu saja saat menyatu dengan alam.




 
Betapa nikmat rasanya berada di alam bebas dan bisa berkumpul bersama teman-teman yang ada.
Abadikan setiap moment karena waktu tidak akan terulang dua kali. Walaupun dua kali ditempat yang sama setiap moment tentunya berbeda. Kami anak-anak jalan biasanya ngeshare atau sekedar Ceck in di sosmed tujuannya hanya satu menjadi racooon bagi anak-anak jalan lainnya yang belum pernah datang hahaha.
Untuk ngeshare ke sosmed bukan hanya cuma modal jempol dan foto Landscape saja, jaringan internet lancar, kuota memenuhi ini yang paling penting. Upload di Instagram sekaligus share ke FB dan Twitter jadi lancar jaya berkat myXL.

Setelah puas menghirup udara dialam bebas, akhirnya kami semua kembali ke Pulau sebesi dan menjelang siang setelah makan bareng selanjutnya melakukan perjalanan pulang dari Bakauheni menuju Merak.[]FR

Pulau Sebesi


Senin, 06 Maret 2017

Wisata Belanja Sambil Tour Museum

Wisata belanja sambil tour museum. Ini jarang terjadi kan. Ada yang berbeda di Minggu pagi (26/2/2017) Kriya Indonesia kali ini mengajak para blogger untuk Wisata Belanja bareng Honestbee yang berlokasi di Museum Tekstil. Kegiatan di sana tidak hanya wisata belanja bareng Honestbee, ada juga touring Museum Tekstil dan masak yang dipersembahkan oleh resep dapur ayah.

Lokasi Museum tekstil berada di jalan Aipda KS Tubun No. 2-4 Tanah Abang, Petamburan, Palmerak Jakarta Barat. Dari jalan Gajah Mada naik ojek online menggunakan fasilas non tunai cukup merogoh kocek IDR 3K ditambah bayar parkir motor masuk IDR 2K. Cukup mudah dan murah melakukan perjalanan ke sana. Begitu pula teman-teman yang datang dari jauh, akses kereta Stasiun Tanah Abang juga dekat ke lokasi. Ini bukan pertama kalinya berkunjung ke Museum Tekstil, sebelumnya Kriya Indonesia pernah mengadakan workshop di sini, yakni membuat clutch bag berbahan Daluang.



Cukup ramai dan penuh acara hari itu karena didatangi kurang lebih hampir seratus blogger. Para peserta yang selesai registrasi dan yang sudah download app Honestbee bisa langsung mengaksesnya  dan bisa kupon yang diberikan saat itu bisa langsung diapaki berbelanja dan barang-barang pesanan akan diantar saat pukul 13.00 WIB. Seruu sih bagi yang lancar aplikasi dan belanjanya, agak kecewa untuk yang tidak bisa mengakses. Untungnya voucher itu masih berlaku dan teman-teman yang ga bisa belanaj di sana bisa langsung digunakan saat berada di rumah.



Hampir semua terlihat asyik dengan gedgetnya, berbelanja selesai kini saatnya untuk tour Museum bersama pemandu Fanny dan Ibu Ary. Dari awal masuk museum Tekstil pandanagan lurus ke depan sudah terlihat beberapa kain batik mengisi ruangan sisi kiri dan kanan, begitu pula bagian tengah terdapat kain batik  yang panjang membentang. Di sebelah kiri saat masuk pintu utama terdapat beberapa pelengkapan untuk membatik. Motif-motif batik dari masing-masing mempunyai ciri khas yang berbeda-beda. Kalau pun sama motifnya, bila Anda kolektor batik tentu akan mudah mengenalinya.



Saat tour selesai para peserta yang hadir pun saat itu diajak untuk melihat demo masak persembahan @resepdapurayah. Semua antusias ingin menyaksikan demo masaknya dari Chef Jun.
Menu peratama yang akan dimasak yakni ayam rica-rica dan selanjutnya Puding srikaya gula merah.
Suasana siang ditambah harum wangi dari bumbu-bumbu yang dimasak Chef Jun, duuuuh jadi menambah rasa lapar para peserta. Eits, jangan khawatir para peserta kebagian icip-icip juga lho ayam rica-ricanya dan Puding Srikayanya. pokoknya semua puas, pasang muka kenyang *LOL






Tak terasa pukul 13.00 WIB telah tiba, pesanaan pesert tour dan wisata belanja pun tiba. Teman-teman yang berhasil menggunakan voucher belanja bisa membawa pulang kebutuhan rumah tangga yang tadi pagi dipesankan. Ada yang berbelanja makanan ringan, kebutuhan pokok, sayur dan buah-buahan.Terima kasih Honestbee belanja jadi mudah. []FR

Jumat, 24 Februari 2017

Ngopi Cantik ala The Passport Cafe


Ngopi cantik ala The Passport Cafe. Hujan bukan menjadi halangan untuk melangkahkan kaki ke kawasan BSD Tangerang. Saat weekend sesekali bosankan kalau di Jakarta terus. Saat itu ingin mencari suasana yang berbeda, sekalian berkumpul bareng teman-teman Tangerang. Banyak pilihan tempat di sana. Hangout favouritenya yang dipilih di The Passport Cafe. Berada dikawasan pertokoan dan menempati salah satu ruko. Bunga-bunga ucapan selamat masih berjajar di depan cafe ini. Wah, masih hangat neeh cafe dan ternyata baru launching sehari sebelum kedatangan saya dan teman-teman.
The Passport, sebuah nama yang tertulis di atas bangunan rukonya.

Salah satu pelayan menanyambut ramah saat tiba di sana. Saya bukan orang yang pertama datang di sana saat itu,terlihat 3 orang teman sudah duduk manis di sana. Deretan meja dan kursi menempati ruangan cafe ini. Cafe yang dibangun dua lantai ini membuat pengunjung yang datang bebas memilih. Bisa di lantai satu atau dua, dan ada ruangan khusus di belakang kaya private room gitu, terdiri dari 2 meja jadi ga terlalu ramai oleh pengunjunh lain yang lalu lalang. Tempatnya cozy dan asyik kalau berlama - lama di sini. Karena menurut Evi owner Cafe ini "cafe ini bukan hanya menyajikan makanan dan minuman lantas orang pergi begitu saja, cafe ini dibuat biar yang berada di sini bisa santai dan nyaman".
Nah, yang begini neeh yang dicari, buasanya  pengunjung atau anak-anak nongkrong selesai makan dan minum ga langsung capcus dari tempatnya, ngobrol dulu panjang x lebar hahaha atau malah numpang ngerjain tugas saat wifinya kenceng.
Owh iya, tau ngga ya cafe ini ternyata tau banget apa yang dibutuhkan, terdapat beberapa colokan dalam setiap meja, jadi ga usah khawatir saat batre hp habis dan power bank ketinggalan.

Ada apa aja sebenarnya di cafe ini.
Pecinta kopi tentu saja yang dicari pertama selain makanan kopinya juga.
Waw, saat masuk pertama disebelah kanan bar cafe tersedia biji-biji kopi yang dikemas dalam toples dan menempati sebuah rak. Beberapa nama kopi yang ada di Indonesia melabeli setiap toples yang ada.
Salah satu toples dibuka harum semerbak langsung meresap ke tubuh.Tinggal pilih yang kita suka, trus digrinder deh, di sini tidak menyediakan kopi dalam bentuk serbuk.



"Coffe is always a good idea" salah satu tulisan yang menghiasi dinding cafe, dan menjadi spot menarik untuk narsis di sana.





Di The Passport Cafe tersedia coffee & Chocolate, Blended & Milk Shake, Special Flavour tea, Juice & Mojito. Tersedia juga menu pilihan Dessert, appertizer &main course.

Tadaaaa mari kita nikmatin makanan dan minuman yang ada.

Beragam minuman


Espresso

Bratwurst

Tuna Sandwich 

Mojito dan Bakso ala The Passpoort Cafe
Nasi Goreng 
Soup Oxtail

Salad

Makanan yang tersedia enak-enak. Waktu itu saya pesan soup Oxtail, untuk rasa pas banget dan daging buntutnya empuk, disantap dengan nasi putih bertabur bawang goreng. Minumannya tentu saja pesan tak jauh-jauh dari kopi, saat itu pesan hazelnut kopi dan air mineral, sosis juga hahah banyak deh pokoknya yang dipesan.

Harga mulai dari IDR 14K- IDR 90K. Pokoknya betah deh saat di sana. The Passport Cafe tepat untuk tempat Hangout Favorite Anda!

=======


The Passport Cafe
Ruko Beryl -BRL 03 No. 36
Jl. Raya Kelapa Gading Selatan Pakulonan Barat-Gading Serpong
Tangerang 



Kamis, 19 Januari 2017

Workshop Brother di Kota Kembang

Workshop Brother di Kota Kembang. Bandung Kota Kembang, saat yang dinanti-nanti pun datang. Worksop ini sekarang diadakan di Bandung.
Bandung sebagai kota kelahiran tak bosan-bosannya untuk menikmati suasana dari pagi sampai malam. Walau kini Bandung sudah tidak sama lagi seperti saat dulu. Kemacetan bisa ditemui di mana-mana.
Hari Sabtu kemarin ( 14/1-2017) bertempat di Marlo Kitchen Jalan Tamblong Bandung, Workshop Brother diadakan. Kali ini bukan hanya menjahit saja, kolaborasi Brother dan Stabillo dan kita pun yang hadir bisa menghasilkan sebuah karya Outer yang digambar bebas dengan menggunakan Stabillo.
Untuk kekiniannya sebut saja Doodle. Doodle art sekarang makin marak baik dilakukan oleh pemula maupun profesional.
Berbagai coretan-coretan berupa gambar menghasilkan sebuah karya seni indah.

 
dok. pribadi


dok.pribadi
Cuaca pagi saat itu sanagt bersahabat, menikmati jalanan sepanjang Jalan Braga, Jalan Lembong dan tibalah ke Jalan Tamblong. Secangkir kopi hitam tanpa gula berhasil menambah kenikmatan pagi saat itu. Nikmat Tuhan mana yang kau dustakan?
Berkumpul bersama teman-teman dari Jakarta dan Bandung dan berusaha tersenyum dalam kesedihan yang mendalam setelah 6 hari ditinggal ayahanda tercinta, seperti mendapat penghiburan untuk diri. Ada setitik air dari sudut mata yang tidak bisa dibendung. Ah, semua akan kembali padaNya pada akhirnya.

dok. pribadi

dok. pribadi

dok.pribadi

Setelah menikmati hidangan pagi, satu persatu perwakilan dari Brother, Kriya Indonesia, Doodle Art, Stabillo memberikan sambutannya tak lupa sebagai tuan rumah, Abu Marlo juga menambahkan sepatah dua patah kata. Semua begitu antusias, ada yang bilang masih deg-degan, rasa khawatir dan tidak percaya diri silih berganti terlihat dari teman-teman yang ada. Kalau belum mencoba mana akan bisa.

Peralatan untuk membuat outer beserta pola sudah ada ditangan masing-masing peserta workshop. Guntingan kain sudah terlihat bentuknya. sebelum dijahit terlihat seperti kimono. Semua tak sesulit yang dibayangkan, dan senyum mengembang terlihat dari teman-teman sekitar.

Menjahit selalu diindentikan dengan pekerjaan perempuan, padahal kalau dilihat para penjahit diluaran banyak juga yang berjenis kelamin laki-laki. Perempuan dan laki-laki sama saja, kita semua bisa melakukan keterampilan menjahit. Membuat outer ini dilakukan ada yang menjahit dulu baru menggambarnya atau sebaliknya. Saya sendiri menggambarnya terlebih dahulu dan menjahit belakangan.

Kain yang telah dipotong sebelum dijahit.
dok. pribadi
dok. pribadi
Menggambar diatas outer saat itu berbeda-beda, ada yang membuat doodle, motif bunga dan sebagainya. Saya hanya mampu menggambar sebuah pola saja, tentu saja menggambar bebas seperti biasanya yang terpenting mencoba dulu. Satu lagi outer yang dihasilkan bersama Workshop Brother di Kota kembang.
Terima kasih kepada Kriya Indonesia yang telah memberikan kesempatan atas workshopnya.


Selesai berkarya dan saat makan siangpun tiba, alhamdulillah menu makanan saat itu bisa menikmati sepiring nasi Bali dan teman lainnya lebih memilih Soto Betawi. Makanan pun tidak ada yang tersisa kecuali sambal matah karena ada bawang semua.
Makan pun usai, sesion terkahir ini merupakan satu kewajiban, yakni foto bersama.

dok. pribadi
dok. pribadi

Rabu, 23 November 2016

Waspadai Kematian Disebabkan Diabetes


Waspadai kematian disebabkan diabetes. Hari Minggu (20/11-2016) di Plaza Barat, Senayan diadakan gerakan Indonesia lawan Diabetes oleh Kementrian Kesehatan dan PT Kalbe Farma Tbk. Dalam rangka memperingati hari Diabetes sedunia saat itu pintu Barat Gelora Bung Karno dipenuhi oleh ratusan manusia. Pagi-pagi olah raga sudah dimulai sebagai pemanasan sebelum melakukan Fun Walk. 

Acara yang berlangsung dihari minggu ini banyak orang yang antusias untuk mengenal secara dekat tentang penyakit Diabetes. Diabetes terbagi dua ; Diabetes tipe 1 (satu) dan diabetes tipe 2 (dua). Kebanyakan dijumpai diabetes tipe 2 yang semula tidak diketahui, tahu-tahunya setelah usia lanjut saat sakit diketahui mengidap penyakit diabetes tipe 2 (dua).

Penyakit diabetes ini sebenarnya bisa dikenali sejak dini, yuk simak sebenarnya apa saja tanda-tandanya:
- Sering buang air kecil
Ini terjadi saat malam hari, biasanya penderita akan terbangun hanya sekedar buang air kecil. Tidak hanya sekali saja.

- Mulut Menjadi Kering dan kehausan
Mulut menjadi kering karena dehidrasi dan merasa kehausan terus menerus.

- Badan Merasa lemah
Efek dari dehidrasi dan kehausan menyebabkan  badan menjadi lemah dan terlihat letih serta lesu.

- Penglihatan menjadi kabur
Bila gula darah meningkat dan menyebabkan terjadinya komplikasi lain bisa menyebabkan penglihatan sipenderita kabur bahkan bisa menjadi buta.

Jadi semakin awal penyakit diabetes terdeteksi, semakin cepat menghindari penyakit komplikasi lainnya. 
Hindari kadar gula yang tinggi ( hiperglikemi) dan atur pola makan yang tepat.

Memperingati hari Diabetes sedunia hadir Prof. Dr. Agung Pranoto, dr. M.Kes, Sp.PD,K-EMD,FINASIM (ketua Persadia) mengatakan bahwa sangat pentingnya test penyaring Diabetes pada resiko kelompok tinggi, untuk mencegah terjadinya komplikasi berat. 
Deteksi dini komplikasi retinopati ini akan memungkinkan pengobatan dini yang lebih akurat dan dapat mencegah hilangnya penglihatan mata dan penurunan karier dan kualitas hidup pasien, ujar Doktor Agung.

Diabetes bukan hanya disebabkan dari kebanyakan mengkonsumsi gula saja, tapi harus diperhatikan konsumsi garam dan lemak jenuh.
Saat semuanya dikonsumsi secara berlebih bisa menyebabkan kegemukan dan obesitas. Anak- anak diatas usia 10 tahun yang kurang melakukan aktivitas fisik biasanya rentan terkena obesitas. Dan ujungnya bisa menyeebabkan diabetes.

Waspadai kematian disebabkan diabetes. Penyakit Diabetes adalah salah satu penyebab kematian dalam urutan nomor 6. Untuk menghindari semua itu saat kampanye berlangsung dari Sarah Sechan (Artis), sebaiknya kita menjaga keseimbangan gaya hidup untuk mencegah diabetes.

"Perumpamaan tubuh kita ini adalah rumah dan kendaraan. Kendaraan untuk melakukan aktivitas sehari-hari, jadi kita perlu menjaga pola makan dan hidup sehat." Ucap Sarah Sechan.
Dulu prinsipnya makan sampai kenyang asal sehat, sekarang tidak lagi.
Asupan gula pun kini Sarah perhatikan. Tips dari Sarah Sechan dengan menerapkan pola 3J ; jumlah, jenis dan jadwal.
Yang terpenting cukup berhenti makan sebelum kenyang. []FR 

Rabu, 16 November 2016

Clutch Cantik dari Kain Kulit Kayu



Clutch cantik dari kain kulit kayu. Perempuan biasanya senang mengoleksi Clutch yang bermacam-macam warna. Praktis untuk dibawa dan sangat cantik bila dipadu padankan dengan nada yang serasi dengan pakaian yang kita kenakan. Clutch yang tersedia biasanya berbahan dasar kain, kulit dan imitasi yang terpenting bisa mitch and match fashion.

Ternyata untuk membuat Clutch tidak hanya bahan-bahan yang biasa kita jumpai dipasaran, kali ini bersama mesin jahit Brother Indonesia mengajak para mahasiswi dan blogger-blogger mengikuti Workshop yang diadakan di Museum Tekstil Jakarta Jalan Aipda KS. Tubun nomor 2-4, Petamburan Jakarta Pusat.

Acara pada tanggal 13 November 2016 ini berlangsung dua sesi, pertama para mahasiswi lalu dilanjutkan blogger-blogger. Tim pengajar dari Kriya Indonesia, kita  diajari langsung oleh Foundernya, yakni Astri Damayanti.

Untuk kedua kalinya kaki ini menginjakan mesin dinamo bawaannya Mesin Jahit Brother Type GS 2500. Sebelumnya telah membuat satu karya juga bersama Brother bikin outer.
Clutch kain kulit kayu ini dibuat menggunakaan Mesin jahit Multifungsi yang sangat cocok digunakan untuk pemula dan profesional.

Apa saja sih yang ada di mesin Jahit Btther GS 2500 :
  • 25 Fungsi
    Jahitan Built-In
  • Sistem
    Lobang Kancing 4 Langkah (4-Step Easy Buttonhole)
  • Sistem
    Bobbins-Atas (EASY Quick Set Bobbins)
  • Auto
    Needle Threader / Pemasuk Benang Ke Jarum Otomatis
  • Lever /
    Tuas Jahitan Mundur
  • 6 Row
    Feed Dog System (Gigi 6 Baris) untuk Kenyamanan saat bekerja dengan
    Bahan tipis hingga tebal
  • Fungsi
    Pengaturan Panjang Jahitan hingga 4.0 mm
  • Lebar
    Jahitan hingga 5.0 mm
  • Kecepatan
    Mesin hingga 800 s.p.m
  • Heavy
    Duty Metal Frame
  • In-Built
    LED Light
  • Free Arm
    untuk menjahit bahan tubular/silindris berbidang sempit
  • Pengaturan Tegangan Benang
  • In-Built
    Manual Thread Cutter (Pisau Pemotong Benang Manual)
  • Eco-Friendly Motor (51 Watt)
Komplit kan ga butuh meja khusus bisa ditempatkan dimana saja karena kepraktisannya itu.
Kini saaatnya membuat Clutch!


Membuat Clutch cantik dari kain kulit kayu

Bahan - bahan yang dibutuhkan saat itu adalah :
- Kain keras yang telah di potong persegi empat
- Kain kulit kayu sesuai kebutuhan
- Pelapis kain
- Kain batik untuk hiasan Clutch
- benang jahit, jarum pentul dan keperluan lainnya.






Cara membuatnya tentu saja simple dan mudah, dari bahan -bahan yang telah disiapkan tersebut agar kain kulit kayu merekat pada kain keras yang sudah ada lemnya, sebelum dijahit bahan-bahan untuk luaran Clutch ditempelkan ke kain keras kemudian disetrika. Butuh panas yang maksimal agar kain merekat lebih kuat. Mernjahit pun jadi lebih mudah tanpa khawatir kain kulit kayunya berkerut.



Aha, dengan mesin jahit portable Bother semua jadi lebih mudah.
Ada 25 fungsi jahitan yang bisa kita variasikan dalan kain. Mau pilih salah satu atau dikombinasikan beberapa juga bisa. Jenisnya bermacam-macam dari model bordir pinggiran sampai jahit variasi lainnya. Tada Jaidlah salah satu karya Clutch cantik dari kain kulit kayu.







Rabu, 02 November 2016

Menjahit Mudah di Workshop Brother

Menjahit mudah di Workshop Brother. Sebenarnya bukan perdana menginjakan kaki di bawah mesin jahit. Kegiatan itu sudah dilakukan 10 tahun ke belakang, demi apa?
Demi menyenangkan hati seorang ibu agar anak perempuannya ikut kursus jahit. Ikut kursus iya dijalanni, tapi tau apa yang terjadi. Kursus yang diikuti sepulang kerja di seputaran jalan A. Yani Bandung, tahu sendirilah sepulang kerja lelah, jadi hampir dipastikan setiap hari kesiangan mulu dan cuma isi absen saja. Sekali jadi anak rajin ,bukannya ingin ptotes tapi teori dan teori mulu. Lama kelamaan malaslah jadinya (ini sudah pembawaan hahaha). Apa yang dihasilkan disana dengan kebolosan yang ada!
Sebuah karya akhirnya di bikin kemeja hitam pendek warna hitam dan rok 3/4 hitam. Ngomong-ngomong tentang rok ntahlah sudah jadi tali ga pernah dipakai, akhirnya dikasihkan orang saja. Dalam pengerjaanya pas finish tentu saja dibantu oleh mamake. Tahulah ya, untuk menyambung sebuah lekukan tangan agak susah dilakukan. Menjahit, ya selesai sampai disitu!

Ada yang berbeda saat teman-teman mengikuti workshop sebelumnya di Museum Nasional. Ah, kayanya kalai diadakan lagi mau ikut aja sepertinya mengasyikkan.

Akhirnya ikut juga workshopnya brother, tapi sayang sudah penuh. Ah sudah lupakanlah jahit!!

Tidak ada yang kebetulan, sudah rezeqi hampir mendekati hari H, akhirnya bisa juga ikut neeh workshop.
Workshop menjahit bareng mesin jahit Brother ini sebagai pengajarnya adalah dari founder Kriya Indonesia yaitu Astri Damayanti. Akhirnya sampai juga ke lokasi yang dituju, saat weekend sabtu kemarin bertempat di ICE BSD.

Semua peralatan sudah disiapkan satu persatu, dari mulai kain, jarum pentuk, benang, gunting dan kelengkapan jahitnya.

Mesin-mesin Btother  sudah berderet rapi tinggal nunggu di eksekusi sama peserta hahaha.

Dengan Pola yang ada, kain hitampun dibentangkan siap utuk digunting. Saat semua sudah siap satu persatu kain disambungkan untk dijahit.

Mesin Brother yang digunakan tak sesulit apa yang ada dipikiran. Dengan bantuan dinamo jadi memperingan kerja kaki. Dalam cara kerja benangpun serba mudah. Isi sekoci habis, tinggal digulung dengan spul yang ada dan dinamo kita mainkan. Jahitan pun bisa lebih cepat selesai. Nah untuk menggunting benang yang ada terkadang suka bingungkan tadi naronya dimana. Semua jadi mudah di body mesin sudah ada pemotong untuk benang.

Credit Foto Fia

Untuk mengobras kain yang sudah dijahit, Mesin Jahit obras Brother juga sudah disediakan, ga terlalu besar cukuplah untuk keperluan rumah tangga bila dipakai untuk sendiri.

Kembali lagi ke Mesin jahit Brother neeh, dalam bodynya mesin yang kita pakai ada untuk membordir kain, tinggal pilih aja sesuai selera. Akhirnya semua finish, sebuah outer yang baru pertama kubuat selesai juga.



Menjahit mudah di workshop brother akhirnya selesai juga. Para peserta merasa senang dengan karya perdananya walapun tak sesempurna penjahit profesional. Yuk tetep berkarya! []FR