Kamis, 19 Januari 2017

Workshop Brother di Kota Kembang

Workshop Brother di Kota Kembang. Bandung Kota Kembang, saat yang dinanti-nanti pun datang. Worksop ini sekarang diadakan di Bandung.
Bandung sebagai kota kelahiran tak bosan-bosannya untuk menikmati suasana dari pagi sampai malam. Walau kini Bandung sudah tidak sama lagi seperti saat dulu. Kemacetan bisa ditemui di mana-mana.
Hari Sabtu kemarin ( 14/1-2017) bertempat di Marlo Kitchen Jalan Tamblong Bandung, Workshop Brother diadakan. Kali ini bukan hanya menjahit saja, kolaborasi Brother dan Stabillo dan kita pun yang hadir bisa menghasilkan sebuah karya Outer yang digambar bebas dengan menggunakan Stabillo.
Untuk kekiniannya sebut saja Doodle. Doodle art sekarang makin marak baik dilakukan oleh pemula maupun profesional.
Berbagai coretan-coretan berupa gambar menghasilkan sebuah karya seni indah.

 
dok. pribadi


dok.pribadi
Cuaca pagi saat itu sanagt bersahabat, menikmati jalanan sepanjang Jalan Braga, Jalan Lembong dan tibalah ke Jalan Tamblong. Secangkir kopi hitam tanpa gula berhasil menambah kenikmatan pagi saat itu. Nikmat Tuhan mana yang kau dustakan?
Berkumpul bersama teman-teman dari Jakarta dan Bandung dan berusaha tersenyum dalam kesedihan yang mendalam setelah 6 hari ditinggal ayahanda tercinta, seperti mendapat penghiburan untuk diri. Ada setitik air dari sudut mata yang tidak bisa dibendung. Ah, semua akan kembali padaNya pada akhirnya.

dok. pribadi

dok. pribadi

dok.pribadi

Setelah menikmati hidangan pagi, satu persatu perwakilan dari Brother, Kriya Indonesia, Doodle Art, Stabillo memberikan sambutannya tak lupa sebagai tuan rumah, Abu Marlo juga menambahkan sepatah dua patah kata. Semua begitu antusias, ada yang bilang masih deg-degan, rasa khawatir dan tidak percaya diri silih berganti terlihat dari teman-teman yang ada. Kalau belum mencoba mana akan bisa.

Peralatan untuk membuat outer beserta pola sudah ada ditangan masing-masing peserta workshop. Guntingan kain sudah terlihat bentuknya. sebelum dijahit terlihat seperti kimono. Semua tak sesulit yang dibayangkan, dan senyum mengembang terlihat dari teman-teman sekitar.

Menjahit selalu diindentikan dengan pekerjaan perempuan, padahal kalau dilihat para penjahit diluaran banyak juga yang berjenis kelamin laki-laki. Perempuan dan laki-laki sama saja, kita semua bisa melakukan keterampilan menjahit. Membuat outer ini dilakukan ada yang menjahit dulu baru menggambarnya atau sebaliknya. Saya sendiri menggambarnya terlebih dahulu dan menjahit belakangan.

Kain yang telah dipotong sebelum dijahit.
dok. pribadi
dok. pribadi
Menggambar diatas outer saat itu berbeda-beda, ada yang membuat doodle, motif bunga dan sebagainya. Saya hanya mampu menggambar sebuah pola saja, tentu saja menggambar bebas seperti biasanya yang terpenting mencoba dulu. Satu lagi outer yang dihasilkan bersama Workshop Brother di Kota kembang.
Terima kasih kepada Kriya Indonesia yang telah memberikan kesempatan atas workshopnya.


Selesai berkarya dan saat makan siangpun tiba, alhamdulillah menu makanan saat itu bisa menikmati sepiring nasi Bali dan teman lainnya lebih memilih Soto Betawi. Makanan pun tidak ada yang tersisa kecuali sambal matah karena ada bawang semua.
Makan pun usai, sesion terkahir ini merupakan satu kewajiban, yakni foto bersama.

dok. pribadi
dok. pribadi