Sabtu, 15 November 2014

Festival Diwali di Signature Restaurant - Kempinski Indonesia

Bulan Oktober ( 2-17/10)  Signature Restaurant - Kempinski Indonesia penuh warna tersaji aneka masakan khas India di sana. Colours of India, tema yang disajikan untuk memperingati Festival Diwali, perayaan besar umat Hindu yang biasa disebut dengan festival Cahaya.

Makan siang di Signature Restaurant saat Festival Diwali ini sehari menjelang acara berakhir. Suasana hangat dan penuh warna tampak mulai dari pintu masuk Restaurant sampai sekelilingnya semua dihias ala India. Makanan di Festival ini ternyata diolah oleh chef yang handal yang sudah berpengalaman puluhan tahun dalam memasak. Chef  Aswani Khumar Singh (chef de cuisine di Ambiance Hotel Delhi, India) menyambut dengan ramah saat itu. Saat pertama melihatnya pikiran langsung terlintas "Shah Rukh Khan" ? 

Tamupun datang silih berganti, ada yang datang dengan undangan ataupun sekedar menikmati makan siang makanan khas India ini. Saat acara festival Diwali berlangsung, para pecinta kuliner India bisa menikmatinya saat makan siang dan makan malam.

Inilah suasana saat berada di festival Diwali siang itu.






Chef Agung sedang manata makanan

Chef Ashwani memasak Gulab Kheer 
Kita berdua, bunda Erna dan saya sangat beruntung bisa menyaksikan langsung Chef Ashwani saat memasak Gulab Kheer dan bisa langsung menikmatinya. Dikasih resep rahasianya loh untuk membuat Gulab Kheer ini. Selain masakan yang beraroma rempah ternyata ada beberapa hidangan yang manis tersaji di sana.

Awalnya hanya ingin memotret makanan yang tersaji di buffet yang sebagaian tidak tersaji utuh. Chef Ashwani dengan hangat dan ramah mengatakan bahwa nanti akan menyajikan beberapa makanan di meja.Sungguh beruntung saat berada di sana saat itu, 

Inilah beberapa makanan yang dihidangkan.

Gulab Kheer


Malabar Praun Cury (Praun Cury) 
Tandori Chicken



Biryani Rice

Aneka sambal dan acar ala India 

Chef Ashwani dan masakannya

Makanan yang tersaji
Shahi Muraba
Saat makanan tersaji begitu banyak, jadi bingung makanan apa saja yang akan disantap. Biryani Rice, tentu saja menjadi menu utama yang akan dinikmati, padahal sebelumnya disuruh nyicip Gulab Kheer saat proses memaksaknya berlangsung.

Biryani Rice, sebagai makanan utama bisa disajikan siang dan malam. Dimakan dengan campuran ayam yang sudah tersaji dalam nasi,bisanya beras yang digunakan adalah beras basmati (beras India). Rasa rempah-rempah yang khas, ada aroma kayu manis dan campuran rempah lainnya saat memakannya. 

Gulab Kheer, dari penampilan makanan ini sekilas, wah ada bawang gorengnya. Ternyata itu bukan bawang goreng, tapi tampilan mawar kering yang sudah dicampurkan didalamnya. Rasa manis dan aroma susu dengan wangi bunga mawar, enak untuk disantap. Rempah yang dimasukan di dalamnya diantaranya adalah cumin Selain bunga mawar kering ditambahkan pula air mawar, sehingga menambah aroma wangi saat menyantapnya. Chef Aswanipun memberikan cumin untuk dicoba saat itu, ada rasa hangat dan wangi khas saat mengigitnya. Gulab Kheer ini tentu saja enak dimakan saat hangat maupun dingin. Satu mangkuk pun saat itu habis tak tersisa.

Praun Cury, udang yang dicapur saus rempah, gurih dan sangat pas rasanya sampai meresap dalam setiap gigitannya.

Saking banyaknya makanan yang tersaji, sebagian lupa apa namanya. 

Shahi Muraba, saat mencicipinya ada aroma asem, manis segar ini ternyata bahan makanan yang terbuat dari mangga yang tercampur gula ditambah rempah-rempah ditambah dengan toping kismis diatasnya. Berhenti memakannya? tentu saja tidak, karena saya termasuk penggemar mangga dan kismis juga, makanan ini sangat memanjakan lidah saat menyantapnya.

Saat menikmati makanan yang penuh rempah tentu saja tidak begitu kaget, toh kita di Indonesia juga ada beberapa daerah ciri khas makanannya selalu menggunakan banyak rempah-rempah.

Chef Ashwanipun dengan sabar menjelaskan satu persatu makanan yang tersaji. 
Tak ada yang tidak menarik di sini, semua yang tersaji penuh warna, tak satupun luput dalam pandangan. Tidak juga dengan Shaunf ini. 
Shaunf/ penyegar mulut ini biasanya dimakan setelah memakan hidangan yang berkari. Asalnya ragu untuk memakannya, kirain hanya rempah untuk pelengkap hiasan. Setelah dicontohin memakannya, sejumput Shaunf ditangan terambil dan berpindah ke mulut, rasa segar manis dan wangi, benar-benar penyegar alami.

Shaunf


Tak terasa waktu pun cepat berlalu, jam makan siang sudah habis dan saatnya harus kembali ke kantor. Kita senang mendapat oleh-oleh bunga mawar kering dari Chef Ashwani , asli dari Bombay loh!
Bunga mawar kering untuk campuran Gulab Kheer

Sebelum meninggalkan Signature Restaurant, sayang kalau tidak meluangkan waktu untuk berfoto dengan Chef di sana.

Chef Ashwani dan Chef Kempinski Indonesia



Terima kasih untuk semuanya.

Namaste.



Signatures Restaurant, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta
Alamat : Jalam M.H. Thamrin No,1 jakarta Pusat, DKI Jakarta 10310,Indonesia
Telp : +622123583800




Selasa, 11 November 2014

Kuliner Bandung : Martabak GM Pasirkaliki Bandung

Gudang Martabak, tujuan utama saat pulang ke Bandung kali ini. Jum'at malam setelah bubaran jam kantor, langsung deh menuju kota Bandung. Sabtu kemarin (8/11) kota Bandung mendadak menjadi lautan biru. Dengan kedatangan para pemain Sepakbola tim PERSIB Bandung kontan saja setiap jalanan menjadi macet. Euforia kemenangan ISL 2014 ini terlihat dimana-mana, terlebih lagi para bobotoh setia.

Terjebak dalam kemacetan tentu saja tidak membatalkan niat pergi melanjutkan perjalanan sampai di sini. Sore haripun hujan turun di kota Bandung. Kakipun melanjutkan perjalanan menuju Jalan Pasirkaliki Bandung.

Kuliner malam, tujuan utama kali ini. Gudang Martabak, penasaran dengan namanya!
Akhirnya sampai juga ditempat tujuan tanpa halangan apapun. Gudang Martabak yang mengusung street food, dimana setiap pembeli hanya disediakan tempat duduk tak ada meja buat kongkow.


Ada yang berbeda di sini, selain menu martabak asin dan martabak manis. Konsumen bisa juga membawa toping sendiri (selain yang dijual di GM) dengan istilah "Saving more creative more" toping yang dibawa sendiri  bisa dicampurkan dengan martabak manis.
Wih, serukan!



Konsumen pun ternyata bisa menyaksikan langsung pesanannya, hal ini terlihat dari tempat untuk mengolah sampai memasak semua serba terbuka dan tertata dengan rapih dan bersih ini yang menjadi daya tarik yang paling penting selain rasa.

Martabak GM Coffee + Kismis + coklat 
Incaran paling utama adalah martabak GM Coffe + Kismis + coklat, pas banget bagi para pecinta kopi.

Martabak Coffee
Martabak Coffe + Kismis + Coklat  dalam satu dus dijual dengan harga IDR 49K. Satu potong saat memakannya tidaklah cukup, semua seperti melumer begitu saja dalam mulut ini atau ga tau lapar kali ya. Keinginan untuk terus mencicipinya, tapi hawa itu ditahan terlebih dahulu soalnya penasarankan dengan sajian martabak rasa lainnya.

Martabak Pandan + jagung + keju
Tampil berbeda martabak GM Pandan kali ini, warna yang digunakan adalah daun pandan asli lho. Satu dusnya dijual dengan harga IDR 57K.

Venny Soetrisno owner Martabak GM  dan Martabak Ayam GM 

Ini alasan kenapa Martabak GM dalam rasa dan variasi berbeda dengan martabak  lainnya " Suka Makan enak dan menempatkan diri sebagai custumer,"  ungkap Venny Soetrisno saat itu.

Selesai makan martabaknya sampai di sini? 
Tentu saja tidak, karena masih penasaran dengan rasa-rasa yang lainnya yang menjadi favorit para konsumen tentunya.

Tadaaaaa! Makaaaaan lagiiii......




Martabak GM Original + Ovaltine IDR 48K

Martabak GM Black Sweet + Keju IDR 58K


Martabak Ayam Rica



Martabak Kikil Cabe Ijo (Foto Atas) dan Martabak kari ayam (foto bawah) 

Martabak Asin di Gudang martabak hadir dengan berbagai variasi, ada martabak ayam GM satu dus dijual dengan harga IDR 46K. Martabak Ayam Rica, Kikil Cabe Ijo dan Ayam Kari satu dusnya dijual dengan harga IDR 53K.

Untuk penggemar pedas martabak ayam Rica bisa dipesan sesuai selera kepedasannya, ada pedas sedang, pedas dan super pedas. Lain halnya dengan martabak kikil cabe ijo dan martabak kari ayam ada tambahan sambal khas GM sehingga saat martabak dicocol ke dalam sambalnya menjadi lebih nikmat. Martabak kari ayam tampil dengan rasa rempah-rempah khas Indonesia, sampai gigitan terakhirpun rasanya masih ada.

Tetep ya makan martabak asin, walaupun banyak ranjau di sana (baca bawang daun) karena penasaran akan rasanya bawang pun disingkirkan. Martabak asin ini juga bisa dinikmati dengan acar sebagai pelengkapnya. 

Malam itu ada beberapa pembeli yang datang secara bergantian, mereka dengan sabar menunggu pesanannya kira-kira 5-10 menit waktu yang dibutuhkan. Adonanpun dibuat tidak sekaligus banyak, ini untuk menjaga kwalitas rasa dan rahasia dari martabak GM itu sendiri. 


Pembeli bisa melihat langsung pesanannya

Adonan yang terjaga kwalitasnya
Owh iya untuk tambahan informasinya Martabak GM ini hadir juga lho diacara PASAR SENI ITB  tanggal 23 November 2013. Tidak usah khawatir harus antri dan menunggu lama, di acara pasar seni nanti sudah disipakan dus khusus lho paling memuat 3 atau 4 potong martabaknya. Inilah kemasan yang akan ditampikan nanti di acara pasar seni ITB .





Daftar Harga dan menu Martabak GM

Haripun semakin larut, icip-icip martabak baik yang manis maupun yang asin saat itu kelar juga, untuk menghabiskan semuanya, tidak sanggup mulut dan perut ini.  Akhirnya kita pun pulang dengan membawa oleh-oleh martabak di tangan bersama kawan-kawan, antara lain teh Nchie, Efi , Bang Aswi dan Umi.



Martabak GM dengan kemasan yang kuat ini tidak akan khawatir sejauh apapun perjalanan menuju rumah. Martabak manis maupun asin bisa juga menemani disela-sela tugas yang harus dikerjakan.

Terima kasih Martabak GM atas kuliner malamnya, terima kasih Venny dan Nomas. Kita pasti kembali ^_^ 




Martabak GM

Jalan Pasirkaliki No. 165 Bandung Buka pukul 18.00 - pukul 24.00, setiap hari buka kecuali hari senin
Jalan Pabrik Aci (kolonel Masturi) No. 2 Cimahi
Twitter     : @gudangmartabak
Intagram : GM _DAILY_NOTES 




Minggu, 26 Oktober 2014

Film Rumah Gurita, Saat Pemujaan itu Ada

Rumah Gurita, bangunan besar yang salah satu sudutnya beratapkan patung Gurita raksasa yang tampak jelas terlihat bila kita melewati Jalan Pasteur Bandung.

Cerita dibalik rumah Gurita ini sudah sangat lama beredar di masyarakat Bandung. Ada yang menyebutnya sebagai Gereja Setan karena mengikuti sekte tertentu.

HitMaker Studios mengangkat kisah nyata dibalik film " RUMAH GURITA" , ini merupakan film yang keempat yang sebelumnya berjudul, Rumah Kentang, Mall Klender dan 308. Kesemua film Horor yang disuguhkan masih bertemakan Urband Legend. Dalam jumpa Pers di studio XXI Plaza Indonesia (25/10) kemarin, selain dihadiri oleh pemeran utama Shandy Aulia dan Boy William, hadir juga Jose Poernomo sang Sutradara dan Rocky Soraya sang Produser. Igor Saykoji juga tampil di sini, bukan sebagai aktor tapi hadir sebagai penata musik dalam Film Rumah Gurita.


Shandy Aulia yang merupakan pemain kesayangan dari Jose Poernomo telah membintangi beberapa film horor garapannya menjelaskan " Dalam memerankan tokoh di film ini, rasa ketakutan selalu ada, semakin saya ketakutan semakin bagus ucap sang sutradara".

Shandy yang tampil maksimal dalam filmnya, Dia berperan sebagai seorang gadis yang bernama Selina, Dia tumbuh sebagai seorang gadis yang tidak sama seperti yang lainnya. Sejak lahir sudah mempunyai indra keenam yang dikemudian hari saat tumbuh dewasa selalu membuat dirinya ketakutan akan indra keenamnya itu.
Sama teman dan lingkungan sekitar  pun dikucilkan, sampai akhirnya harus dipindahkan ke Bandung dan menempati Rumah Gurita (rumah peminggalan orang tuanya) dimana setiap hari terjadi keanehan-keanehan di dalamnya. Beruntung bertemu dengan Rio (Boy William) yang ternyata sama-sama mempunyai Indra keenam juga.

Penasarankan? film horor besutan sutradara Jose Poernomo ini tampil berbeda bukan menampilkan hantu-hantu dalam wujud yang ada yang biasa ditampilkan dalam film horor-horor yang lain.

Ketegangan, berbau aura mistis banyak ditampilkan dalam film ini dan tak ketinggalan cerita penggalan-penggalan romantis di dalamnya antara Selina dan Rio.

Jawaban dari semuanya atas pertanyaan ada apa dengan Rumah Gurita atau Gereja Setan ini bisa kita tonton langsung film "Rumah Gurita" yang  rilis tanggal 30 Oktober 2014 di XXI dan Cinemax seluruh Indonesia.[]FR










Senin, 20 Oktober 2014

Menikmati Kuliner Iga di Warung Komando

Warung Komando, yang kebetulan saat itu hadir istri dari sang pemilik, yang tak lain adalah Eko Patrio.

Viona, sebagai istri sang pemilik Warung Komando ini menyambut siapapun tamu yang datang.

Hari Sabtu (18/10), saat berada di sini jadi betah berlama-lama saat mengamati sekeliling.
                                                                                                                                                                       Warung Komando yang tampak dari luar biasa saja, ternyata saat berada didalam mempunyai daya tarik tersendiri. Setiap sudut tak lepas mata memandang, terletak beberapa koleksi baik foto-foto , benda-benda antik dan lain sebagainya.

Ternyata Eko Patrio adalah seorang kolektor terlihat dari beberapa koleksi benda antik yang sebagian sudah jarang kita temui. Di lantai dua saja terdapat sebuah lemari yang dimana dalam setiap ruangnya terdapat benda-benda antik di dalamnya.

Tak hanya itu saja, tangga menuju lantai 2 pun bawahnya dihiasi dengan kaset-kaset zaman dulu, misalnya terlihat wajah imutnya Adi Bing Slamet saat kecil dalam covernya dan lain sebagainya.


Inilah sebagian foto-foto yang diambil saat di sana.








Itu baru sebagian yang diambil, sebenarnya masih banyak lagi. Kini saatnya menikmati sajian andalan dari Warung Komando ini. Iga masak dalam berbagai olahan. Duh jadi penegn ke sini lagi hehe.

IGA LADA HITAM

IGA PENYET

IGA RICA-RICA

IGA SAMBAL IJO

IGA BAKAR 
Ga penasaran sih saat semua bisa dinikmati, selain empuk bumbu-bumbunya sangat menyerap dengan olahan masak yang berbeda. Paling nendang ya Iga Rica-rica, ternyata kepedasannya bisa disesuaikan dengan permintaan pemesan.

Menikmati sajian Iga dengan kuah yang tersaji hangat sangat pas saat dicampur dengan sedikit jeruk nipis dan ditambah sambal tentu saja sesuai selera. Es lemon tea cukup sebagai obat pedas ditambah lagi sajian semangka yang telah dihidangkan saat itu, lengkap sudah hidangan saat itu.


Menu yang disajikan bervariasi loh, ada juga menu-menu yang lain dan minuman yang lain.
Semua yang tersaji ternyata bisa dipesan secara perorangan dan dalam menu paketan juga ada.


Rate harga pun mulai dari IDR 5K- IDR 90K .
Daripada penasaran mending langsung saja ke sana, bisa saat jam kerja atau saat week day. []FR



Warung Komando 
JL. DR. Saharjo No 1
(021) - 83792795



Minggu, 12 Oktober 2014

Kuliner : Maicih Baso di Bandung

Maicih, siapa sih yang gak kenal dengan nama ini. Jangan sebut sebagai pecinta makanan atau kuliner, apalagi berlokasi di Bandung. Maicih yang selama ini terkenal dengan produknya Kripik Maicih, Basreng Maicih dan lain-lain yang mempunyai ciri khas tersendiri dengan tingkat kepedasan berlevel-level sesuai selera lidah kita.

Kali ini ada yang berbeda, Sabtu (11/10) kemarin, Jl Sawunggaling No.2 terjadi kehebohan di sana. Penasarankan, ada apa di sana.
Yuk,intip!

Maicih Baso Jl. Sawunggaling No. 2

Tadaaa!

Maicih Baso
Inilah Maicih Baso, sekilas tak ada yang istimewa seperti halnya sama dengan baso-baso yang lain. Setelah mencoba ada rasa yang berbeda di sana. Bagi pecinta kuliner pedas tidak usah khawati, Maicih Baso ini tampil dengan kepedasan yang berlevel juga, sama halnya dengan produk kripik Maicih. Bila kurang pedas tenang saja, basonya pun ada yang disajikan dengan daging isi campur rawit, tapi tingkat kepedasannya ga sampai pada level 10 kok. Dan yang gak suka pedas banyak pilihan yang lain, Ada baso halus, baso urat dan baso isi keju, semua bisa dipesan sesuai dengan selera kita. Yamin pun tersedia juga di sini.

Strawberry Smoothies IDR 19K
Sudah panas-panas kepedesan, bisa menikmati minuman sesuai selera juga, kebetulan waktu itu yang paling menggoda Strawberry Smoothies. Seger dan nikmat deh pokoknya!

Menikmati makanan sambil diiringi perfomance dari Vanyashinta

Lomba makan Maicih Baso dengan level pedas tertinggi
Ini dia kehebohan yang terjadi di sana saat itu, para peserta yang telah hadir untuk mengikuti lomba makan mie dengan tingkat kepedesan sampai level 10. kalau gak suka pedes jangan coba-coba!


 Ini dia Video >>>>> Lomba Makan Maicih Baso 

Setelah melewati babak pertama perlombaan jangan senang dulu karena pemenang belum ditentukan,  Para peserta yang saat itu mendaftar ke radio Cosmo dengan nominal IDR 15K tidak bisa langsung saja menjadi pemenangnya untuk memperebutkan uang jutaan rupuah sebagai hadiah. Masih ada pengorbanan di babak-babak berikutnya. Duh, kebayangkan harus makan Maicih baso pedas, bisa abis berapa porsi coba menuju kemenangan?

Setelah melihat kehebohan para peserta, undangan yang hadirpun diajak berpartisipasi oleh Radio Cosmo, akhirnya mau tidak mau nyerah deh ikut juga. Jebakan Betmen, untungnya sudah biasa menikmati yang pedas-pedas, jadi enjoy saja.

Tak terasa waktupun beranjak malam, masih menikmati minuman kedua Es lemon tea, kaki melangkah menuju Maicih Baso yang berada di dalam ruangan. Saat itu bersama kawan-kawan dari Bandung, Ada teh Dey, Bang Aswi, kang Fikri, Kang Fajar dan terima kasih banyak untuk Mas Dann.

Suasana di dalam ruangan Maicih Baso




Setelah Magrib akhirnya semua yang hadir satu persatu berpamitan pulang dan kaki ini pun melangkah menuju Jl. Merdeka Bandung. []FR




Maicih Baso
Jl Sawunggaling No. 2 Bandung
Telp. (022)4213739
Buka pukul 10.00-22.00 (weekdays) - 10.00-24.00 (weekend)

Jumat, 19 September 2014

DKandang, Berwisata Sambil Belajar

DKandang yang berlokasi di Depok ini ternyata bukan hanya menyediakan tempat rekreasi untuk anak dan keluarga tapi bermacam-macam wahana yang bisa diikuti di sini bisa dijadikan tempat untuk edukasi wisata.

Masyarakat di sekitar Depok Khususnya, kini mereka tidak usah jauh-jauh berwisata ke tempat lain yang lokasinya jauh dijangkau, karena di Depok sendiri sudah ada tempat wisata yang tentu saja sama menariknya.

Saat weekend atau liburan sekolah semua bisa mengunjungi tempat ini.
Ternyata di sini menyediakan beberapa fasilitas yang bisa untuk diexplorasi oleh anak-anak. diantaranya :

1. Paket Hewan
 Disini selain anak-anak bisa mengenal aneka jenis hewan mamalia, seperti Sapi, Kerbau, kambing  domba dan kuda, anak-anak juga bisa memberi secara langsung pakan rumput sapi, memberi susu anak sapi (pedet) , memberi susu anak kambing etawa (Cempe) dan memerah susu sapi juga.

2. Paket Tanaman
Mengenal berbagai jenis tanaman seperti tanaman buah, sayur dan tanaman hias.
Mengenal secara langsung proses menanam dan bisa dibawa langsung juga.
Melihat proses pembuatan pupuk sekaligus mengenal media tanam seperti ; polybag, pupuk, sekam, tanah, sekop, dan tentu saja cara memanennya.

3.Paket Mix
Memilih 2 aktivitas di paket hewan dan tanaman.








Selain paket yang bisa kita pilih, ternyata masih banyak wahana lain yang bisa dinikmati bukan hanya untuk anak-anak saja, orang tua pun bisa mendampingi mereka sambil menikmati wahana yang ada.

Di area outbound ini, wahana yang tersedia antara lain Flying Fox, bersampan, naik ATV dan yang lainnya. Seruu kan!

Anak-anak saat itu secara bergiliran menyusuri area Dkandang dengan menggunakan sebuah Andong, sambil berkeliling bisa menikmati suasana alam sekitar. Sungguh menyenangkan!

Yang paling seru tentu saja saat anak-anak menangkap ikan tanpa mempedulikan pakaian basah yang penting Happy dan berhasil menangkap ikan saat di kolam.

Seharian penuh tak terasa saat berada di sini, bukan hanya senang berwisata tapi banyak pembelajaran yang bisa di ambil manfaatnya di sini secara langsung.
Kini saatnya untuk memberi makan cacing yang ada di perut hhahaha...baca lapar, yang sebelumnya hanya menikmati snack-snack ringan yang dibeli saat perjalanan menuju ke sini.

Jangan khawatir di Dkandang juga ada kantinnya lho!, Makanan berat sampai ringan tersedia di sini.
Aneka nasi goreng ada dari yang biasa sampai nasi goreng kambingpun bisa kita pesan.
Olahan susu yang dihasilkan dari peternakan Dkandang bisa dinikimati secara langsung dalam bentuk kemasan boto;. 1 botol kecil susu bisa dibeli dengan harga IDR 5K dan 1 botol kecil Yoghurt bisa dibeli dengan harga IDR 5K juga.


Pokoknya seruuuu..
Yuk, berwisata sambil Belajar! []FR




Dkandang Farm
Jalan Alif RT 02/RW03
Pasir Putih, Sawangan Depok
021-77887138
Twitter : @dkandang