Minggu, 18 Oktober 2015

Tim Nusantara Sehat Bantu Pelayanan di Pelosok Negeri

Tim nusantara sehat bantu pelayanan di pelosok negeri.- Ketika setiap orang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama dari pemerintah setempat melalui puskesmas-puskesmas yang tersebar di seluruh pelosok negeri.

Nusantara Sehat yang hadir sebagai suatu program yang dicanangkan Kemenkes ini pada tahun 2015-2019 semoga bisa menguatkan pelayanan kesehatan (Yankes) primer. Prioritas ini didasari oleh permasalahan kesehatan yang mendesak, dimana sering terjadi angka kematian ibu dan bayi masih tinggi, angka gizi buruk, serta angka harapan hidup yang sangat ditentukan oleh kualitas pelayanan primer.


Pada Hari Selasa (13/10) saat saya tiba di salah satu ruangan Hotel Artotel Thamrin ternyata telah banyak yang hadir teman-teman Sahabat JKN. Anjari yang biasa disapa Eyang memberikan kesempatan kepada #SahabatJKN untuk mengenal lebih dekat tentang Nusantara Sehat. 

Sambutan Pertama oleh Ibu Murti Utami (Kepala PUSKOMENKES). Dua orang tamu mengisi acara selanjutnya, yakni Kang Maman (yang terkenal dengan ILK-nya) dan Diah Saminarsih (Pencerah Nusantara).

Kang Maman, Diah Saminarsih dan Eyang Anjari
Dalam pemaparannya tentang Nusantara Sehat ini Diah mengatakan program ini ditujukan untuk masyarakat yang ada di pelosok, daerah tertinggal, dan juga terisolir. Nusantara Sehat di Tahun 2015 menargetkan untuk melaksanankan programnya bisa tersebar di 44 Kabupaten di Indonesia terutama untuk Puskesmas dengan kriteria sangat terpencil di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan (DPTK) dan Bermasalah Kesehatan (DBK). 
Nusantara Sehat telah memberangkatkan timnya yang pertama sebanyak 143 orang. Setiap tim terdiri dari dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga gizi, tenaga kesehatan lingkungan, ahli tekhnologi laboratorium medik, tenaga kefarmasian. Dengan adanya Tim Nusantara Sehat, semoga pelayanan kesehatan primer yang merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat dengan fungsinya memberikan pelayanan kesehatan dan melakukan upaya preventif atau pencegahan penyakit secara luas termasuk melalui pendidikan kesehatan, konseling serta screening (penapisan) bisa lebih menguat dan menjadi lebih baik.
Penguatan Pelayanan kesehatan sendiri mencakup tiga hal antara lain ; fisik (pembenahan insfrastruktur), sarana (pembenahan fasilitas), dan Sumber Daya Manusia (penguatan tenaga kesehatan selain dokter).

Kali ini dibuka kembali untuk pemberangkatan gelombang kedua. Siapa pun boleh mendaftar dalam program Nusantara Sehat ini, rekrutmen para peserta berusia dibawah 30 tahun dengan latar belakang medis, seperti dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan lingkungan, tenaga gizi, ahli tekhnologi laboratorium medik, tenaga kefarmasian, tenaga kesehatan masyarakat. Setiap sukarelawan yang lolos seleksi akan mengabdi untuk negeri ini selama 2 tahun.

Untuk menghasilkan sukarelawan muda yang tangguh, setiap orang yang mendaftar akan masuk seleksi terlebih dahulu. Adapun seleksi para calon yang nantinya akan tergabung dalan tim Nusantara Sehat ini dilihat berdasarkan resume, tes tertulis dengan esai, wawancara langsung, tes psikologi serta Focus Group Discussion (FGD) untuk penilaian individu dalam dinamika berkelompok.
 Mereka yang lolos seleksi adalah peserta yang benar-benar mampu berkomunikasi dengan baik, berkomitmen terhadap tanggung jawab yang disepakati. Tidak hanya itu saja para peserta yang lolos seleksi nantinya akan diberikan pembekalan selama 5 minggu. Dimana para anak muda ini harus menjadi seorang yang tangguh dan mandiri dalam segala kondisi saat menjalankan tugasnya selama 2 tahun karena medan yang ditempuh tak semulus jalanan saat kita di kota. Mereka yang terpilih sebagai sukarelawan untuk berangkat ke pelosok negeri selama 2 Tahun tentu saja mendapat gaji dari pemerintahan.  
Sayangnya untuk dokter umum masih sedikit yang mendaftar. Dari 12 ribu pendaftar, dari dokter umum hanya 13 orang saja yang sudah mendaftar.                                         
Bagi Anda tenaga Medis yang berminat bisa langsung mendaftar secara online malalui www.nusantarasehat.kemkes.go.id atau daftar langsung ke panitia pelaksanaan programnya.

Saat acara berlangsung, Eyang Anjari menampilan sebuah Video, dimana Eyang sedang mewawancarai  salah seorang Tim Nusantara sehat yang telah berada dipelosok negeri, bagaimana jauhnya perjalanan yang ditempuh bukan hanya hitungan beberapa jam tapi sampai 21 jam ke tempat tujuan. Hanya satu kata, salut!
Inilah Video wawancara Eyang dan Putri Indah Nirmala di Puskesmas Long Pahangai Kab Mahakam Hulu Kaltim.


Sudah kebayang bagaimana rasanya berada di pelosok negeri, tidak usah jauh-jauh di Tasikmalaya sendiri ada desa terpencil dimana listrik dan sanitasi kurang, saat itu untuk program pemberian lampu tenaga surya. Tak hanya satu tempat, ke Lampung, Kalimantan, NTB, Pacitan dll.

Nusantara Sehat ada bukan untuk mengambil alih tugas tenaga medis setempat, melainkan untuk memperkuat yang ada. Semua harus terjalin kerja sama dan menjadi sebuah tim.

“Indonesia bisa diibaratkan berisi tiga negara, berkembang, maju dan terbelakang untuk masing-masing wilayah dari Barat ke Timur. Dalam pembangunan  negara yang begitu luas ini, diperlukan banyak generasi muda yang ikut membantu pemerintah dalam mengimplementasikan pembangunan. Khususnya dalam hal kesehatan. Karena kesehatan itu adalah elemen penting bagi bangsa untuk menuju kesuksesan.” ucap Diah. 

Kang Maman sendiri selaku publik pigure sangat mendukung program Nusantara Sehat.
Dengan adanya Nusantara Sehat semoga bisa mengubah pola hidup sehat di masyarakat. Bukan hanya tenaga medis saja, para blogger pun bisa dilibatkan dalam kekuatan tulisannya melalui sosial media dalam mengubah paradigma pola hidup sehat untuk masyarakat luas


Kang Maman, Ibu Murti Utami dan Eyang Anjari



Tim Nusantara Sehat bantu pelayanan di pelosok negeri ini semoga berjalan dengan lancar sesuai dengan tujuannya, dimana program lintas kemenkes yang fokus tidak hanya pada kegiatan kuratif tetapi juga promotif dan preventif untuk mengamankan kesehatan masyarakat dari daerah yang paling membutuhkan sesuai NAWA CITA "Membangun dari Pinggiran."
Dan selamat bergabung untuk para dokter umum! []FR