Selasa, 18 Februari 2014

Menyusuri Sawarna Banten

Sedikitpun tak ada rencana untuk pergi ke Sawarna, yang ada hanya satu harus pergi berlibur entah kemana yang penting pergi :)
 Akhirnya dua minggu sebelum hari H, aku bareng Cendy daftar ikut Backpacker Indonesia ya tujuannya hanya satu ke Sawarna. Kita setiap hari disibukkan dengan kerjaan masing-masing. Sesekali kalau ada waktu senggang baru berbincang masalah liburan ini. Ingin rasanya waktu itu segera datang. Sebagian orang yang ada di kantor kami telah mengetahui rencana ini.  Begitu juga bos yang satu yaitu Pak Farry Ashadi. Hari H yang ditunggu akhirnya tiba.      
Kita berdua belum menghadap ke bos besar yang satu lagi. Maka diputuskan untuk menghadap pukul 4 sore, itu waktu yang disepakati. Pukul empat lewat kita masih belum menghadap masih disibukkan dengan pekerjaan masing-masing. Telp berbunyi ada suara dari seberang sana ” tolong siapkan barang yang akan dikirim ke Bandung, maaf saya tadi lupa ga ngasih tahu dari pagi, kirim aja via travel kasih tahu sekalian no resinya”. 
“Bukannya dari tadi sekalian kan ada yang pulang ke Bandung (dalam hati sialan mendadak kaya gini).” Akhirnya selesai juga dengan cepat setelah memberi tugas ini itu. Langsung saja kita berdua menuju ruangan Direktur.
“Pak, kita berdua hari ini izin pergi.”
“Mau kemana?” Tiba - tiba ada yang masuk bos besar yang sudah mengetahui mau kemana kita pergi “Sawarna yah” “iya, yah pak? ” dengan wajah harap-harap cemas.
“sebentar-sebentar, duduk dulu disebelah saya ada yang harus diterangkan”
Akhirnya aku dan Cendy tertuju pada Mac yang dimana terdapat program-program yang akan diterangkan. Aku sudah cemas aja, masalahnya mejaku masih banyak data-data yang harus dirapihkan.
“Ya sudah, kalian pergi aja, harusnya sekarang rapat, hari senin nanti dilanjut lagi.”
” Terima kasih Pak”. Pamit berbarengan :)

Perlengkapan Jalan

 Akhirnya kami pun diantar menuju Lebak Bulus, biar ga terlalu muter-muter diantarnya ke tempat dimana bis Agra Mas lewat sebelum masuk tol. Menunggu seorang teman yang ikut bareng, dan yang ditunggu pun datang. “Lulu”. tangan itu berjabat dengan aku dan Cendy. 
Tak berapa lama Bis yang ditunggu pun tiba, alhamdulillah dapat tempat duduk. Tubuhku sandarkan, coba pejamkan mata walau sebentar dan berdoa dalam hati semoga selamat sampai tujuan, amiin. Seperti napak tilas ke Bogor ini tapi dulu berangkat dari arah Bandung. Langsung menuju tempat yang dijanjikan kita semua berkumpul di KFC dekat terminal Baranang Siang Bogor.
Ada beberapa orang yang sudah ada disana.
Senyum mengembang dan seperti pasword tiba-tiba kata - kata yang keluar dari mulut spontan “Sawarna” sambil menjabat erat tangan yang diajak bicara :) Cukup banyak yang sudah datang , tinggal beberapa aja yang belum. perut neeh ga bisa diajak kompromi secara siang cuma makan bakso.
 “Fit, makan yuk!’ kata Lulu. “hayuk, tapi jangan disini ”. KFC maksudnya hahaha kadang suka ga kuat dengan penyedapnya, sesekali makan juga seeh :)
“Ya sudah makan di dekat terminal aja”. abah menjawab. Aku, Cendy, abah, Lulu langsung menuju tempat makan. Tenda Biru, tempat kami makan cukup menggoda.

Street Food Bogor

Selesai makan kami menuju tempat yang tadi, tapi ditengah jalan berpapasan dengan rombongan kami yaitu menuju terminal Baranang siang. Asal tahu aja setiap ada orang yang membawa tas ransel pasti dicurigai mau ikut ;)) Masih menunggu beberapa teman lagi yang belum datang.

Bersambung….