Tampilkan postingan dengan label Jalan-jalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalan-jalan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Maret 2020

Raja Ampat Surga Dunia di Papua

Raja Ampat surga dunia di Papua. Semua traveller pasti akan bermimpi untuk menjejakan kakinya di bumi Nusantara bagian Timur, sebut saja Papua. Betapa indahnya dan masih asri Indonesia bagian Timur bukan hanya Papua saja.
Kali ini yang akan dibahas hanyalah Papua.
Kita tahu provinsi Papua sebelumnya bernama Irian Jaya yang mencakup seluruh Wilayah Papua bagian Barat.
Papua adalah provinsi terluas Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Papua atau bagian paling Timur wilayah Papua milik Indonesia.
Sekalipun orang awam ditanya ada apa di Papua?
Pasti menjawab Raja Ampat dan PT Freeport Indonesia.
Datang ke Raja Ampat kini hanya  menjadi impian. Tapi semoga semestakung siapa tahu suatu saat nanti kaki ini bisa melangkah ke sana.
Setidaknya mimpi itu kini sedikit terobati ketika teman-teman seperjuangan waktu di Jakarta di tugaskan untuk pergi ke Papua.
Sebelumnya sih gue dah bilang juga sama bos waktu itu.
" Pak, kalau ada dinas ke Papua terutama Raja Ampat, bolehlah yak dikirim ke sana." ucap gue.
" iya nanti lihat dulu kalau dikasih tiket lebih sama Te****(BUMN di Indonesia) yak." ucap bos
"Ok"
Mungkin belum rezeki dan tidak berjodoh untuk ke Papua, akhirnya yang di tugaskan ke sana hanya 3 orang dan itu pun cowok semua :D yakni, Kang Ale, Kang Budi, dan Kang Ifan.
Alhamdulillah walaupun tidak jadi ke sana setidaknya ada teman-teman yang pergi ke Papua, terutama Raja Ampat.
Perjalanan mereka mulai start dari Bandara Soekarno -Hatta Jakarta terus transit di Menado (bisa juga transit Makassar) lanjut ke Sorong.
Untuk sampai ke Raja Ampat perjalanan menggunakan  Kapal Fery  dengan jarak tempuh kira-kira 2.5 jam. Pemandangan yang indah bisa terlihat langsung di sana. Papua merupakan destinasi wisata hijau yang masih asri , hutan rimba pun masih mengelilingi pulau-pulau yang ada.

Inilah suasana saat sampai di Pelabuhan Waisai.



Panas terik tak terasa saat mereka sampai di Waisai dan selanjutnya perjalanan menuju ke Pulau Arborek.
Biasanya di Pulau Arborek ini dijadikan sebagai tempat singgah atau sekedar bermalam saja.
Suasana saat berada di Pulau Arborek.








Betapa indahnya pemandangan alam di pulau Arborek. Bahagianya masyarakat di sana saat ada pendatang tiba, wajah sumringah pun menghiasi anak-anak kecil yang ikut berkumpul saat rombongan dari Jakarta tiba.
Pulau dengan hamparan pasir putih dan lingkungan di sana tampak bersih sekali. Siapapun yang mau ke Raja Ampat wajib neeh menyempatkan diri ke Arborek. Pemandangan yang dihiasi  air jernih dan ikan-ikan nampak terlihat di sana. Dimanapun kalian berada saat berwisata biasanya wajib bin kudu memotret senja. Apalagi bagi pecinta senja ga akan terlewatkan pastinya.





Ternyata perjalanan tak terhenti sampai di Pulau Arborek. Masih banyak pulau-pulau yang akan mereka kunjungi antara lain ; batu pensil di Teluk Kabui Raja Ampat, Kwatisore (Nabire) yang terkenal dengan ikan hiu dan ikan pausnya, dan Pulau Piyanemo.
Oh iya btw tentang Papua dulu pernah dapat oleh-oleh juga dari salah satu pemain PERSIB Bandung diberi koteka ^_^ . Sayangnya tuh koteka saat disimpan terjatuh dari dinding dan bagian ujungnya jadi pecah deh. Semuanya hanya tinggal kenangan.

Sumber :Wikipedia

Raja Ampat surga dunia di Papua.
Kabupaten Raja Ampat  adalah salah satu kabupaten di Provinsi Papua Barat, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Waisai. Kabupaten di Papua Barat memiliki 610 pulau termasuk Raja Ampat. Pulau -pulau besarnya anatara lain ; Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo. Dari semua pulau hanya 35 pulau yang berpenghuni dan sisanya tidak berpenghuni malah sebagian belum mempunyai nama ( sumber Wikipedia).

Indahnya Alam Pianemo Raja Ampat


Ifan, Budi, Yahya (Papua) & Ale




Piaynemo terletak di distrik Waigeo Barat. Perjalanan yang cukup melelahkan bagi mereka terbayar sudah dengan pemandangan alam yang hijau, indah dan menakjubkan. Hamparan air yang jernih, bebukitan hijau menghiasi sekelilingnya tak akan mata sedikitpun terpejam untuk terus memandangnya. Inilah lukisan alam yang tidak akan ada tandingannya.


Di Piaynemo wisatawan bisa menginap di homestay yang ada di sana.
Homestay yang dibangun di atas air laut, kalau pengunjung beruntung bisa memandang anak hiu yang lalu lalang di lautan sekitar.
Raja Ampat surga dunia di Papua. Membuat setiap orang ingin kesana atau hanya sekedar bermimpi terlebih dahulu. Papua merupakan Destinasi Wisata hijau, dan pilihan tempat pun langsung jatuh hati ingin ke Raja Ampat.
Bangga menjadi orang Indonesia yang mempunyai keajaiban-keajaiban alam yang indah.
Banyak alasan ingin pergi ke sana, selain destinasi wisata hijau, Papua juga sebagai ekowisata yang merupakan salah satu kegiatan pariwisata berwawasan lingkungan dengan memperhatikan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta pendidikan.

Masyarakat Papua untuk menjaga  kearifan lokal yang ada di  lingkungan sekitar baik flora dan fauna yang ada di Papua tentu saja sangat membutuhkan EcoNusa.


Apa itu EcoNusa

EcoNusa merupakan organisasi nirlaba yang bertujuan mengangkat pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan dan berkelanjutan di Indonesia dengan memberi penguatan terhadap inisiatif-inisiatif lokal.
EcoNusa resmi berdiri pada tanggal 21 Juli 2017 dan bertempat di Jakarta.
EcoNusa juga membantu menjebatani komunikasi antara pemangku kepentingan di wilayah Indonesia bagian Timur yakni Papua dan Maluku.

Salam lestari 🙏





Sumber :

https://www.econusa.id/
Wikipedia 
Kang Budi & Ale (The Panas Dalam)



Jumat, 25 Oktober 2019

Yuk Traveling! Ya Holamigo



Yuk traveling! Ya Holamigo. Setiap orang pastinya menyukai yang namanya jalan-jalan. Biar sebulan bisa dihitung jari tapi pastinya seseorang pernah dong merasakan yang namanya jalan-jalan. Pada zaman dahulu (hahaha kesannya seperti dongeng) saya memang sudah senang jalan-jalan bukan berarti ga betah diam di rumah ya. Eits! jangan salah kalau sudah di rumah yak jarang-jarang ke luar juga untuk ke warung pun kadang-kadang nyuruh adek lho. Jaman sekolah dulu kegiatan di luar dibatasi sama orang tua dengan alasan karena saya tuh orangnya sering pingsan ga kenal tempat dan ga kenal waktu. Entahlah ada apa dengan saya?
Tapi setelah menginjak kuliah dan dunia kerja alhamdulillah pingsannya bisa dihitung jari. Memasuki masa kuliah kalau yang lain terlihat santai justru saya sibuk dengan kegiatan casual kemana-mana. Saat ini orangtua membebaskan anaknya karena sudah mempunyai tanggung jawab sendiri. Lingkungan luar yang baik menjadikan semua teman-teman seperti satu persaudaraan.  Kerja sampingan menjadikan kesenangan tersediri jadi tidak membebani orang tua lagi dengan biaya kuliah saat itu. Sesekali teman-teman saat itu mengadakan jalan-jalan di daerah sekitar ataupun melakukan perjalalanan ke luar kota. Tentu saja kami sangat menikmatinya. Andaikan dulu ada catatan atau ngeblog bisa jadi sudah dibuat beberapa judul. Sebagian memori masih tersimpan di otak.  Saat dulu kalau jalan-jalan cukup satu atau dua orang yang tahu arah tujuan jadi yang lainnya tinggal mengikuti saja. Untuk melakukan sebuah perjalalanan pasti melelahkan tapi kami semua yang menjalaninya merasa enjoy saja. Tak ada kata lelah atau cape semua bergembira.
Oh iya dulu seringnya berkunjung ke curug-curug sekitar Bandung, atau jalan-jalan menelusuri pelosok-pelosok desa yang jalannya seperti tak berujung. Pergi ke luar kotaan paling ke Pangandaran dan Yogyakarta saja
Lain dulu lain sekarang, seiring berjalannya waktu saya pun hijrah ke Jakarta. Rezeki dapat panggilan kerja dan diterima di salah satu perusahaan wilayah Jakarta Selatan. Kalau dibilang nyawa saya saat itu ada di Jakarta Selatan. Ada istilah ibukota lebih kejam daripada ibu tiri. Mungkin memang benar adanya kalau kita tidak pandai-pandai untuk bergaul. Hidup di Jakarta itu tidak bisa hanya untuk sekedar berleha-leha. Semua mengikuti ritme yang ada, ketinggalan sebentar sudah kita pun bisa terkalahkan. Dari Jakartalah saya mulai bisa berpetualang atau traveling bukan hanya luar kota saja tapi sampai juga ke luar pulau. Jakarta memang mengasyikan, seasyik teman-temannya yang selalu meracuni kalau sudah cerita tentang travelling.  Terkadang semua terlihat tak mau dikalahkan, satu pergi traveling ke suatu tenpat yang lainnya pun mengikutinya.  Asyiiik kan...serukan!! Eits jangan salah ya semua harus sesuai porsi, soalnya anak- anak biasa bilang Jakerdah tuh pengeluarannya ampuuun DJ!!!! Maka pandai-pandailah saya memilah mana yang lebih penting dan tidak. Kalau diikuti maunya, semua orang akan tahu pasti inginnya ini itu semua dituruti. Pergi ke suatu tempat bareng-bareng memang mengasyikan, tapi sebenarnya kalau saat ini enaknya pergi bertiga ataupun berempat saja. Tak terasa 10 tahun hidup di Jakarta sayangnya tak hafal juga jalanan Jakarta. Alat transportasi yang digunakan yak Transjakarta yang lurus-lurus aja Blok M - Harmoni, kalau engga ya pakai ojeg online, simple!
Kadang teman-teman bilang "kau itu, hidup di kota tersesat tapi kalau maen ke hutan malah lacar-lancar saja."

Yuk traveling! Ya Holamigo. Ada saatnya semua berlalu begitu saja, harus meninggalkan Jakarta, pekerjaan, teman-teman yang mengasyikan. Duh sedih rasanya. Kembali ke Bandung menjadi keputusan yang harus dipilih. Saya yang dulunya hobi jalan-jalan/travelling kini seperti kehilangan arah.
Mati kutu?
oh tentu tidak dong, sekarang semua serba mudah. Tinggal berselancar di dunia maya apapun yang ingin kita cari pasti ada. Untuk panduan travelling jangan salah ada satu web yang bernama HOLAMIGO jadi bisa berselancar di sana. Panduan review suatu tempat memang penting.

Apa itu Holamigo?

Saya akan menjelaskan tentang Holamigo.
Tahukah kamu ternyata Holamigo berasal dari perpaduan bahasa Spanyol  "Hola" dan "Amigo" yang berarti "Hallo Teman."

Holamigo.id adalah media travel dan gaya hidup yang berbasis digital untuk menginspirasi perjalanan para traveller agar bisa menjelajahi setiap sudut nusantara bahjan dunia.

Yuk  Travelling! Ya Holamigo

Kita intip sebenarnya ada apa saja sih di Holamigo itu sendiri.
Beginilah tampilan beranda portal tra el Indonesia ini :
Holamigo.id

Kita bebas memilih info apa saja yang sedang dibutuhkan. Ada beberapa category yang ada di Holamigo.id, anyara lain :


- Destinasi

Tahukah kamu untuk pergi ke suatu tempat pastinya kita membutuhka  referensi yang terupdate dan panduan untuk berkunjung ke suatu tempat. Di sini banyak terdapat destinasi wisata yang akan kita perlukan, tinggal pilih sesuai tujuan.



- Event

Tahukah kamu biasanya saat travelling tak sedikit para traveller memanfaatkan event sekaligus untuk bertravelling. Di Holamigoid ada event-event yang akan berlangsung lengkap dengan tempt dan tanggalnya. Seperti ; Festival Takabonetate di Sulawesi Selatan tanggal 24-28 Oktober 2019, Ubud Writers dan Readers Festival yang berlangsung tanggal 23-27 Oktober 2019, Borobudur Marathon tanggal 17 November 2019 dan lain seterusnya.

-
- INSPIRASI



Tahukah kamu, di holamigoid selain destinasi wisata yang menjadi isnpirasi pilihan kita, di sana akan menemukan tips-tips yang dibutuhkan lho!

- KULINER

Ini dia yang paling dicari oleh para traveller selain tempat yang menarik tentu saja makanannya menjadi daya pikat. Kuliner di setiap daerah mempunyai ciri khas masing-masing sayangkan kalau semua dilewatkan begitu saja. Di Holamigoid informasi tentang kuliner nusantara bisa menjadi acuan untuk para traveller.

- SENI BUDAYA



Kalau dibahas di sini semua pastinya akan menjadi sebuah cerita panjang kali lebar dong.
Masih penasaran dengan Holamigo.id yuk cus kunjungi saja :

Facebook Holamigo
- Twitter
- Instagram

Yuk Travelling! Ya Holamigo tunggu apalagi.
Salam sahabat jalan.[]FR



Rabu, 30 Agustus 2017

Wahana Roma Sky Pirates di Trans Studio Bandung



Wahana Roma Sky Pirates di Trans Studio.-
Setiap weekend rasanya ingin selalu pulang ke kota kembang, Bandung. "Namanya juga orang Bandung, bawaaannya ingin mudik terus" kata-kata itu selalu terucap dari rekan terdekat.
Jarak Bandung-Jakarta atau Jakarta-Bandung ssekarang sudah seperti sesedotan teh. Kalau waktunya pulang biar pun malam hari pasti bela-belain deh.
Kota Bandung selalu membuat kangen penduduknya atau pendatang. Saat libur panjang saat melewati jalanan kota Bandung pasti berjejer sederetan mobil yang rata-rata berasal dari Jakarta.
Para pendatang yang kebanyakan warga Jakarta, Bandung selalu dijadikan surga belanja dan kulineran.
Tidak hanya itu saja, Trans Studio Bandung pun kini banyak didatangi para pelancong dari berbagai kota.
Sabtu tanggal 26 Agustus 2017,  Kemeriahan terlihat  di Trans Studio Bandung.
PT Mayora Indah bekerjasama dengan Trans Studi Bandung meluncurkan Wahana Baru "Roma Sky Pirates"
Wahana baru ini adalah sebuiah wahana permainan yang berbentuk kapal yang bisa dinikmati oleh pengunjung dari berbagai usia, seru juga kan!

Di dalam Wahana Roma Sky Pirates, pengunjung akan diajak merasakan sensasi berpetualang bersama kawanan bajak laut untuk menemukan ladang gandum keemasan.


Wahana Roma Sky Pirates di Trans Studio Bandung bukan hanya sebuah permainan tanpa manfaat. Wahana ini bertujuan untuk bisa mengedukasi masyarakat akan pentingnya manfaat gandum.Kita tahu  Gandum sangat banyak memberi manfaat bagi tubuh akan kandungan gizi dan serat.

Hadir Budi Setyohutomo, selaku Manager Marketing PT Mayora Indah TBKdan Dr. Sisca Gerfianti, MH.Kes (Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bandung).

"Gandum adalah bahan makanan yang bernilai tinggi, tinggi serat, kaya gizi dan baik untuk tubuh. Gandum yang digunakan sebagai bahan utama produk Roma dipilih secara khusus dari kualitas gandum terbaik untuk mendapatkan manfaat yang terbaik" ungkap Budi.




Gandum bukan hanya tinggi gizi dan serat, banyak kandungan yang lain di dalamnya antara lain ; selenium, tembaga, asam folat, protein, zat besi, magnesium, fosfor, zing, mangan dan vitamin B kompleks.
Tahukah kita? Ternyata tanama gandum hanya tumbuh di daerah yang beriklim sub tropis dengan ketinggian 1.000 m di atas permukaan laut dan harus memiliki kadar air yang cukup.

Wahana Roma Sky Pirates di Trans Studio Bandung, kayanya cocok untuk dijadikan tempat liburan keluarga. Terlihat Brand Ambassador Roma, Dona Agnesia yang melakukan Storytelling dihadapan anak-anak menjelaskan manfaat gandum utuh dan makanan sehat yang baik buat tubuh.
Masih penasaran, datang aja ke Bandung nikmati Wahana Roma Sky Pirates di Trans Studio.[]FR








Minggu, 25 Oktober 2015

Jalan-Jalan ke Cianjur

Jalan-jalan ke Cianjur. Ada yang berbeda dalam perjalanan kali ini, bukan ke tempat wisata yang ada di Cianjur melainkan ke Pabrik Aqua yang berada di Desa Gekbrong.


Perjalanan pagi dan semua blogger yang diundang oleh Idblognetwork berkumpul di Cilandak Town square menuju Desa Gekbrong. Perjalanan kali ini tidak sebentar walau dirasa Jakarta Cianjur tak terlalu jauh, karena sudah terkena sistem  buka tutup di Puncak jadinya perjalanan menjadi lebih lama. Saya tahunya Pabrik Aqua ini hanya ada di Sukabumi, ternyata ada juga di Cianjur.

Sabtu siang (17/10) akhirnya sampai juga di PT Tirta Investama Cianjur yang beralamat di Jalan Sukabumi-Cianjur KM 15, Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong, Kec. Cianjur, Jawa Barat.
Cianjur saat itu terasa panas menyengat, untungnya masih banyak pepohonan yang ada disekitar. Para blogger melakukan registrasi dimeja penerimaan tamu. Tidak hanya itu saja, kita diminta mengisi form yang sekilas mirip-mirip kalau kita mau donor darah. Tidak bisa sembarang orang loh yang masuk ke lokasi pabrik Aqua ini. Hanya yang benar-benar sehat yang boleh datang berkunjung ke sini.
Wow, benar-benar dijaga ya!
Kita semua sudah tahu brand yang satu ini memang selalu diingat, ketika rasa haus melanda pasti yang dipilih Aqua terlebih dahulu. Begitulah kita, bila rasa fanatik itu ada pilihan akan jatuh sama yang itu saja.

Pertama-tama saat visit ke PT Titra Investama Cianjur banyak tata tertib yang harus dipatuhi, semua itu demi keselamatan, keamanan dan kenyamaan semua. Dari pihak Aqua sendiri saat itu hadir Bapak Agus Herdian dan Bapak Nurul. Tidak hanya itu saja hadir pula Bapak Meidy Prasetyadi dari Balai Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur dan juga perwakilan beberapa orang dari HIPOCI.

Pabrik Aqua yang berada di Cianjur ini ternyata dibangun pada tahun 2010, dan baru dioperasikan pada tahun 2011. Pabrik Aqua ada 18 yang tersebar di Indonesia, Cianjur sendiri merupakan pabrik yang ke -13. Pabrik Aqua di Cianjur ini terkenal dengan produksinya yaitu 330 ml, 600ml, tapi tidak hanya itu saja ada juga kemasan 1600 ml dan galon. Tekhnologi yang digunakan dalam produksi air kemasan ini cukup canggih dalam satu jam bisa memproduksi sampai 40 ribu botol kemasan dengan ukuran 330 ml dan 600 ml.

Lokasi pabrik dengan lahan sekitar saat berada di sana cukup luas, total luas semuanya mencapai 12,15 Hektar, luas lahan yang digunkan pabrik sendiri hanya 3,5 hektar. Lahan sisa oleh PT Titra Investama dimanfaatkan untuk konservasi air yakni pemanfaatan sumber daya air dengan cara memperhatikan aspek keberadaan air secara kualitas maupun kuantitas.

Kita tahu sekarang kemasan botol Aqua sudah tanpa segel plastik lagi, ternyata saat kunjungan kemarin terjawab sudah, selain mengurangi sampah ini juga adalah salah satu bentuk kepedulian Aqua terhadap bumi (Go Green) dan kemasan botol pun menjadi lebih tipis.
Jadi sebaiknya setelah kita menghabiskan 1 air kemasan botol, setelah lebel yang ada dilepas, botolpun jangan dibuang secara utuh melainkan di bikin penyok sebelum dibuang. Hal ini sebenarnya bertujuan untuk memudahkan para pemulung agar plastik bisa mudah didaur ulang juga.



Air sangat penting bagi kelangsungan hidup makhluk yang ada di bumi ini, Semua kegiatan manusia dalam kesehariannya tak terlepas dari air, bisa dibayangkan kalau tidak ada air sehari saja, repotnya minta ampun. Apalagi sekarang saat musim kemarau, dimana kekeringan terjadi persediaan airpun menjadi sulit. Kita tahu kalau di kota-kota besar air resapan sudah jarang ada, Jadi sudah menjadi hal yang wajar bila kemarau tiba, airpunmenjadi berkurang. Ternyata pelestarian air dan lingkungan sangatlah penting dan hal ini telah dilakukan oleh Aqua dengan melakukan berbagai inisiatif sosial dan lingkungan meliputi wlayah sub Daerah Aliran Sungai (DAS) secara terintegrasi mulai dari hulu, tengah dan hilir. Aqua sendiri telah bekerjasama dnegan masyarakat sekitar dengan memberdayakan mereka melaui program CSRnya dan bekerjasama dengan pemerintah setempat.

Program-program yang telah dilakukan oleh PihakAqua antara lain :
- Penanaman Pohon
- Sumur Resapan
- Lubang resapan Biopori
- Pertanian organik

Pertanian organik yang dibina oleh Corporate Social Resphobility (CSR) PT Tirta Investama adalah Hipoci. Kebetulan blogger yang visit Aqua diberikan kesempatan ketempat Himpunan petani Organik Cianjur Indonesia (HIPOCI).

Lokasi sekertariat HIPOCI
Beras Organik HIPOCI

Di sini HIPOCI tidak hanya menggarap bidang pertanian saja, ada juga bidang peternakan, perkebunan, dan perikanan. Tidak hanya itu di Hipoci ada pemanfaatan limbah rumahan (sampah) dengan dibuatkan bank sampah dan salah satu manfatanya dengan menjadikannya kompos. Jadi tidak hanya kaum bapak saja yang aktif di HIPOCI ini, para ibu rumah tanggapun diberdayakan juga dan dilibatkan dalam Bank Sampah.
Sayangnya para generasi penerus yang ada sudah tidak tertarik lagi menjadi petani, mereka lebih menyukai bekerja dipabrik, seperti yang dituturkan salah satu anggota HIPOCI.
Cianjur sudah tidak asing lagi terkeal dengan berasnya, tauco dan ayam pelung, kini hadir juga nasi liwet dalam kemasan yang siap dimasak, kerenkan!
"Semoga apa yang kami lakukan mendapatkan sukses dan berkah" ucap kang Dadang, Ketua HIPOCI.
Semua produk yang dihasilkan HIPOCI ini sudah bisa dibeli di outlet Aqua Home Service, selanjutnya akan dipasarkan juga melaui supermarket-sipermarket  dan VIT outlet.
Maju dan Sukses terus HIPOCI!

=========
Anugrah Jurnalistik Aqua (AJA) bisa dilihat di sini!

Kamis, 24 September 2015

Jalan-jalan dengan Kereta Wisata

Jalan - jalan dengan kereta wisata.- Melakukan traveling dengan kereta api itu sih sudah biasa, saat mau ke Yogyakarta, Malang, dan Surabaya perjalanan bareng dengan teman-teman semuanya menggunakan jasa kereta api sebagai moda trnsportasi yang dipilih.

Saat ini di bulan September, ada yang spesial dari biasanya. Kereta yang dipakai adalah kereta wisata. Seruukan!
Rombongan pun satu persatu masuk ke dalam gerbong kereta wisata ini, setelah terlihat semua penumpang masuk kereta. Petugas PPKA biasanya langsung melaksanakan aktivitas semboyan 40, dimana jalur kereta sudah aman dan siap untuk berangkat.


Kereta Api Wisata di Indonesia ternyata ada bermacam-macam tipe antara lain:

- Bali
Interiornya kereta ini bernuansa budaya Bali dengan  kapasitas 20 kursi.
- Nusantara
Interiornya kereta ini bernuansa hampir semua budaya yang ada di Indonesia ada di sini dengan     kapasitas 19 kursi
- Toraja 
Interiornya kereta ini bernuansa Toraja dengan kapasitas 22 kursi
- Jawa
Interiornya kereta ini bernuansa khas Jawa dan juga tersedia kamar tidur dengan kapasitas 20 kursi.
- Sumatera
Interiornya kereta ini bernuanasa pulau Sumatera dengan kapasitas 22 kursi.
- Imperial 
Kereta Imperial ini dengan kapasiatas 20 kursi.
- Prioritity
Kereta Prioriry ini dengan kapasitas 28 kursi.

Semua kereta Api wisata menyediakan mini bar, kamar mandi, karaoke, audio dan video entertaiment.

Jalan-jalan dengan kereta api wisata, tujuan kami adalah Kota Semarang.
Kereta wisata yang digunakan saat itu tipe Priority. Akhirnya bisa menikmati kereta wisata ini, yang sebelumnya hanya melihat dalam infotaiment saja beberapa artis sering berwisata menggunakannya.



Yuk kita intip ada apa saja didalamnya!

Pintu Awal Masuk






Kereta wisata ini berada dalam rangkain kereta Harina untuk pemberangkatan dari Stasiun Bandung menuju Semarang. Rute yang akan dilalui adalah mulai dari Stasiun Bandung – Cimahi – Purwakarta – Cikampek – Cianjur – Tegal – Pekalongan – Semarang Tawang.

Para travel blogger dan awak media sudah menempati tempat duduknya yang telah tersedia. Bebas memilh di mana saja, ransel yang kami bawa pun dapat disimpan di bagasi tepat diatas tempat duduk dekat dengan atap kereta. Tempat duduk yang leluasa, kursi berjejer 2-2, selimut dan bantal sudah tersedia di kursi masing-masing.

Beginilah suasana saat berada di dalam kereta wisata. Pramugari dan pramugara menawarkan minuman yang tersedia dengan ramah.


Sambutan dari pihak PT KAI  oleh Bapak Priyono sambil menjelaskan tentang kereta wisata. Untuk biaya kereta Wisata Priotity dana yang harus dikeluarkan sebesar Rp. 18.500.000 (weekday) beda lagi harganya kalau disewa saat weekend. Selanjutnya sharing dari Trinity tentang pengalamannya  saat bertravelling.
Salah satu kata-kata yang  keluar dari bibirnya
"Saat traveling kita ga pernah sendiri!" ucap Trinity.
Trinity
Usai sudah trinity bercerita.
Kini santap malampun tersedia di mini bar, mulai dari baso tahu, kue brownies, chesse roll, dan tersedia juga makanan traditional kacang rebus, pisang rebus dan jagung rebus.



Bukan berarti sudah makan terus ngantuk, waktu masih menunjukan pukul 22.30 WIB saat itu. Setelah dari pihak Altour Travel Indonesia, mempersilahkan semua peserta untuk beristirahat dan menginformasikan pukul 05.10 WIB kereta akan tiba di Stasiun Semarang Tawang.
Jam ditangan menunjukan pukul 23.40 WIB, saatnya merebahkan badan dan istirahat, terlihat sebagian teman-teman sudah terlelap. OMG, giliran mau terlelap, sebuah lagu berkumandang tepat dibelakang dimana kami semua duduk.

Baiklah saatnya minum obat tidur *baca tolak angin. Lagu-lagu yang dibawakan membuat saya semakin melek dan pada akhirnya entah reaksi obat yang diminum atau lagu mendayu-dayu yang menina bobokan saya. Terlelap juga akhirnya.

Tiba-tiba terbangun, berharap sebentar lagi sampai atau telah memasuki waktu subuh. Ternyata semua itu salah, pukul 1 dini hari waktu menunjukan saat itu. Asyem, berarti baru tidur sebentar.
Wow, semua tertidur lelap, sayapun harus melewati mereka satu persatu gar-gara pingin pepsi (pipis broh!). Eits jangan salah, di ruangan mini bar masih banyak yang begadang, terlihat salah satu peserta asyik mengobrol bersama dengan petugas PT KAI dan pramugara. Mau nimbrung ga enak, semuanya cowok sodarah-sodarah.

Tidur paling nikmat
Terlihat Leni, Trinity penuh lelap dalam sepinya malam. Mereka berada tepat dikursi depan dimana saya berada. Dan rahasia foto ini hanya bertiga yang tahu (saya, Leni dan Trinity).
Kembali ke kursi dengan merapal doa, saya pun terlelap kembali. []FR


Rabu, 23 September 2015

Persiapan Menuju Semarang

Persiapan menuju Semarang.- Rabu (16/9-2015) , rencana awal untuk berangkat pagi ke Bandung gagal. Beberapa kerjaan harus terselesaikan. Pukul 09:35 WIB dari kosan menuju travel Baraya yang ada di Melawai. Saat tiba di sana, ternyata pemberangkatan selanjutnya pukul 11.00 WIB. Melipir dulu ke belakang, maksudnya cari travel lain yang kebetulan dulunya bersebelahan dengan Baraya kini pindah tempat masih satu wilayah cuma posisi sekarang berada di belakang. Dan ternyata pemberangkatan pukul 1 siang.

Hari ini judulnya Olah Raga dari travel ke travel. Akhirnya saya putuskan untuk ikut pemberangkatan pukul 11 siang. Terlihat hanya beberapa orang di sana. Lumayan menunggu satu jam akan membuat saya bosan, terlihat tontonan sebuah Tv swasta menayangkan FTV yang biasanya sudah berulang-ulang diputar. Ambil ransel pindah duduk dipojokan. Kebetulan di depan saya duduk menyamping seorang bapak, saat ditanya ternyata mau pulangke rumahnya didaerah Arcamanik.
Setidaknya ada teman bincang-bincang, bapak ini telah lama bekerja di Jakarta hampir 20 tahun kurang lebih. Menceritakan Jakarta tempo dulu, membicaran tentang listrik dan gas sampai sistem pendidikan yang ada di Indonesia.
Hahaha, lama-lama neeh perut ga bisa diajak kompromi juga, lapar broh!
Akkhirnya pamit sebentar dengan menitipkan ransel dikursi. Membeli tolak angin (*obat kalau susah tidur) dan rujak biar ngantuknya hilang. WOW! Harga sebungkus rujak pun kini IDR 15K, lebih mahal IDR 2K dari abang-abang rujak yang mangkal depan KFC Kemang.

Obrolan dilanjutkan sambil menunggu jam pemberangkatan. Teng, pukul 11 lewat, mobil travel belum saja berangkat, sebagian sudah ngomel-ngomel, termasuk saya juga sekedar untuk bertanya jam berapa kepastian pemberangkatannya. Pukul 11:30 baru mobil siap berangkat, ternyata salah dari perkiraan, bukan weekend tapi jalanan tetap saja macet. Begitu juga saat di jalan tol sebelum KM 57 mobil masih ramai lancar memenuhi area tol. Tertidur sebentar, kebangun gara-gara ibu-ibu yang disebelah kursi ngomel-ngomel karena kegerahan. AC saat itu tidak berfungsi dengan baik, disusul penumpang lain ikut kegerahan juga, males sih kalau saya ikut ngomel juga secara sudah cukup saat berangkat karena tidak tepat waktu. Dzuhur kami tiba di KM 57, sepotong roti dan sebotol minuman dingin bercaffein cukup mengganjal perut ini. Perjalanan pun lancar menuju Bandung.

Kurang lebih pukul empat sore akhirnya tiba di Kota Bandung, plong rasanya saat menghirup udara bebas. Untuk jalan-jalan terlebih dahulu di Bandung kini tidak memungkinkan, mengingat waktunya terlalu singkat dan harus menuju Stasiun Bandung. Setelah pamit ke orang tua, akhrinya perjalanan pun berlanjut.

Stasiun Cikudapateuh saat pagi (dok. pribadi)
Berada distasiun kecil dikawasan kosambi, Stasiun ini bernama "Cikudapateuh" lokasi cukup strategis karena dekat dengan pusat kota juga tepatnya berada di Jalan Ahmad Yani, Bandung.
Antrean para pembeli karcis terlihat sangat panjang, ternyata penjualan tiket KA yang sedang dibuka di loket menuju st. Cicalengka. Satu, dua orang dari penumpang dikenali, Teh Umi nanya, seorang karyawan BKN yang rumahnya satu kompleks wilayah Bandung bagian Timur.
"Mau kemana Fit?"
"Stasiun Bandung"
"Sudah ke Depan saja, keretanya juga mau masuk."

Gak mungkin kan menerobos antrian panjang para pembeli karcis, tapi semua juga sudah maklum karena yang antri para penumpang menuju Timur (Cicalengka) ,  sedangkan saya akan menuju Barat (Padalarang). Kakipun melangkah kedepan, terlihat seorang ibu berkerudung dibagian paling depan yang ternyata kenal juga (*ibunya Agung Pribadi Pemain Persib BDG).

"Neng, mau pulang?"
"Ngga bu, mau ke St. Bandung"
"Sudah duluan aja belinya, ga apa-apa"
Tiketpun bertukar dengan 2 lembar uang masing-masing IDR 2K. Alhamdulillah.

Naik kereta api sekarang memang lebih nyaman, semua merasa aman dari tangan-tangan jahil yang ada dan juga dari desakan-desakan penumpang lain. Sayang karcis kini dibatasi, Anda terlambat beberapa menit saja dalam membeli karcis, bisa-bisa menunggu distasiun untuk penjualan selanjutnya kurang lebih 1jam. Kereta akhirnya tiba menuju stasiun Bandung. Waktu kumpul di VIP Room pukul 19:00 WIB, masih ada waktu satu jam lagi. Kebetulan HP sudah lowbat juga saat itu, akhirnya dengan menumpang distasiun Bandung, Charger hp dulu.

VIP Room Stasiun Bandung tempat  kami kumpul  ada disebelah Utara, sedangkan saat itu saya berada di Selatan. Tiba sudah di ruangan itu sebelum pukul 19.00. Salah satu dari  Altour Travel Indonesia mempersilahkan saya menuju VIP Room yang sebelumnya mengisi daftar hadir saat berada di pintu masuk. Ada sebagian travel blogger di ruangan itu, bersih-bersih, sholat kemudian gabung dengan para traveller lain.

Acara #travelingbytrain pun resmi dibuka oleh Bapak Elly, Deputy Vice President (WakaDaop II Bandung).
Bapak Elly (foto kanan)

Sebelum menuju Semarang, kami diberikan pengarahan oleh pihak Altour Travel Indonesia. Dan dari sekian puluh  blogger yang hadir akhirnya kami dibagi 4 kelompok. Tepat pukul 21.30 kamipun harus bersiap menuju kereta wisata Priotity.

Bareng Trinity ^_^
Lupakan wajah yang penuh minyak.
I am #travelingbytrain, lets go!!


Selasa, 22 September 2015

H2C Menuju Semarang

Ketika belum dapat kepastian jadi atau tidaknya pergi ke Semarang barengan para travel blogger, waktu melaju begitu cepat. Selasa malam saya putuskan untuk bisa berkumpul denga  beberapa teman di daerah Thamrin, Jakarta Pusat.

"Fit, ntar malam pulang kerja ke Senayn City ya, ada temen gw neeh sekalian kita kumpul juga." kata salah satu teman.
"Maaf, bukannya nolak rezeqi, saya sudah ada janji ke Jakarta Pusat dengan teman-teman juga"
"ok, baiklah"!
Percakapan singkat dengan seorang teman saat siang.

Pergi ke daerah Jakarta Pusat, tepatnya di Plaza Indonesia, sepertinya keburuntungan buat saya dimana pada hari itu ulang tahun hari lahir kedua. Sebenarnya hari lahir saya bukan hanya sekali, ada beberapa tanggal  abaikan!

Seperti biasa tugas-tugas kantor dijalani dan memang sudah menjadi kewajiban. Keberuntungan lagi datang setelah jam makan siang yang harusnya ikut rapat bareng bos akhirnya dibatalkan berhubung ada rapat dadakan di beda tempat. Yihaaa! akhirnya bisa pulang teng goooo ... hari ini.

Sampai titik limit dan mencari info lewat mbak Tesya (seorang traveller juga) dan sudah berkata dalam hati " kalau rezeqi saya pasti berangkat menuju Semarang, kalau pun tidak ya ga apa-apa".

Tiba-tiba masuk surel pemberitahuan dari Altour Travel Indonesia dengan salah satu kalimat di bawah ini;
"Selamat siang.
Selamat,anda telah terpilih menjadi peserta undangan Traveling by Train VI !!"

"HOREEEEE!!"

Akhirnya dapat jawaban juga, tak lupa ucapan terima kasih. Sejenak terdiam, saya kabari orang sekeliling ruangan. Buru-buru email direply dan konfirmasi untuk ikut #tavelingbytrain menuju Semarang.
"Ya sudah telp aja bos kasih tau"
"Jangan ditelp, dia kan lagi rapat, kirim pesan saja."
Dua orang teman saling mengingatkan.

"Hmmm, baiklah akan saya pikirkan apa yang harus dikatakan." jawabku.

Jarum jam terus memutar dari porosnya seolah terdengar suara detaknya, sore pun tiba. Mesin absen menunjukan pukul 17:00 telah berbunyi, kini saatnya harus siap-siap menuju Plaza Indonesia.

Kali ini bukan hanya sekedar kumpul bersama teman ada tugas lain juga di sini. Pukul sembilan lewat saat pulang saya putuskan naik TrasJakarta menuju Blok M.
Ups! lupa saya belum memberi kabar pada bos besar untuk keberangkatan besok.
Dengan android ditangan, sambil mengatur kata-kata di dalam kepala.

"Pak, maaf ngasih taunya mendadak baru dapat kabar hari ini, saya izin tidak masuk 3 hari mulai besok sampai Jum'at dapat undangan dari PT KAI ke Semarang"

"Ok!"

"Terima kasih, Pak."

Plong! rasanya setelah mendapat jawaban langsung, selanjutnya tinggal kemas-kemas barang yang akan dibawa besok.[]FR




Jumat, 04 September 2015

Terima Kasih

dok. foto pribadi


Suasana Alam Di Sawarna
Senyum itu selalu ada
Senyum itu tak akan hilang

Berjalan bersama
Ya…dalam kebersamaan ini
Kamu…kau panggil aku

Menapaki jejak
Selalu ada rindu
Di sana…

Saat kaki melangkah
Rasa takut jadi hilang
Ya…ada kamu
Sebagai penopang

Meninggalkan jejak
Dalam sebuah peta
Meninggalkan rindu
Dalam sebuah hati

Ini bukan puisi rindu
Hanya ungkapan hati
Tuk satu ucapan
Terima kasih untukmu ^_^